Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
365 Hari Bersama CEO Arrogant

365 Hari Bersama CEO Arrogant

Clay menggiring Shikha untuk duduk dipantry, menyuruhnya untuk mengatur nafas sebelum kembali mencecarnya lagi. "Katakan padaku, darimana saja kau ini?"tanya Shikha kembali setelah dirinya lebih tenang. "Aku hanya pergi ke dapur sebentar untuk membuat secangkir kopi arabica, agar aku tidak lagi mengantuk dan agar suamimu tercinta itu tidak mengamuk padaku karena kinerjaku mulai menurun sekarang."jawab Clay, ia mulai menyeruput kopi yang masih panas itu dengan perlahan. Clay adalah sahabat Shikha sedari kecil, mereka sama-sama hidup di panti asuhan, Clay belum mengetahui jika pria yang dinikahi sahabatnya sendiri telah berlaku kasar selama ini.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai ikhlas coffee
Baca
+Pustaka
JEJAK HASRAT

JEJAK HASRAT

tanya Mia sambil menyesap kopinya. “Aku sedang dalam perjalanan bisnis, tapi aku selalu menyempatkan diri untuk menikmati suasana lokal,” jawab Simon. “Dan kafe ini, harus kuakui, punya daya tarik tersendiri. Mungkin salah satunya adalah seorang pelayan cantik bernama Mia.” Mia tersenyum malu-malu. “Kau terlalu memujiku. Aku hanya melakukan pekerjaanku.”
1041.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai ikhlas coffee
Baca
+Pustaka
Kasih Putih

Kasih Putih

Clarita sedang menikmati waktu dengan dirinya sendiri di sebuah cafe. Setelah tugasnya selesai, ujian para muridnya selesai, Clarita memilih untuk merefresh otaknya dengan menikmati segelas es milo di tengah musim panas seperti ini. Clarita masih saja belum bisa menghubungi Audrey. Tak biasanya Audrey menghilang selama itu, apakah Clarita punya salah? Pertanyaan itu seringkali muncul dibenaknya.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai ikhlas coffee
Baca
+Pustaka
Ikhlas

Ikhlas

ucapku dan segera pamit masuk kedalam masjid "ya allah,, aku mengagumi salah satu hambamu, bolekah? Jika tidak tolong jangan biarkan perasaan ini larut pada yang tidak seharusnya" ucapku dalam hati saat sudah didalam masjid ... Saat aku memasuki caffe ternyata sudah banyak yang berkumpul dan tengah mengobrol "assalamu'alaikum" ucapku dan membuat semua yang ada disana menatap kearah ku
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai ikhlas coffee
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku, Pak!

Sentuh Aku, Pak!

Sebagai pencinta kopi, dia sudah pasti tidak akan membiarkan kopi itu terbuang sia-sia di atas mejanya. Kahfi mengambil napas panjang sambil menghirup aroma kopi kesukaannya. Ah, mencium aroma kopi mengingatkan dia dengan kopi buatan sang istri. Seandainya dia bisa menikmati kopi buatan Keina lagi, Kahfi pasti akan lebih semangat bekerja. Sayang sekali dia harus menunggu satu bulan untuk bisa menikmati kopi buatan sang istri setiap pagi. Kedua alis Kahfi terangkat menyadari Likha yang belum beranjak dari tempatnya. Perempuan cantik itu menatap Kahfi lurus sambil memeluk nampan yang terbuat dari kayu.
9.81.1M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30.2K kali sebagai ikhlas coffee
Tampilkan Ulasan (48)
Baca
+Pustaka
helloimironman
Hallo, ini ironman! Maaf karena cerita ini blum ada bab terbaru. Abis Lebaran aku drop, ditambah minggu ini aku UTS. Jadi bener2 susah cari waktu buat nulis. Aku pun sebenarnya udh kangeeen banget sama Carla dan Pak Savian. Mhn do'anya ya temen2 smg aku cepet sehat dan bisa kmbali nulis lagi! ...
FF Gaming
sedang seru seru nya membaca ...yaaaaah abis tak ada lagi sambungannya..gw kan penarasaran cerita kelanjutan nya....setiap hari gw buka berharap ada keajaiban cerita untuk selanjutnya..tapi hasil nya kecewa sangat......
Baca Semua Ulasan
Suami Titipan

Suami Titipan

Yang membuat para perempuan bahagia, tempat ini amat privat dari jangkauan pengunjung lain serta kids friendly. “Phew... Saos apaan, ’nih pedes banget!” seru Avicenna sembari menjulurkan lidahnya berkali-kali. Ia lalu meneguk air mineral dalam gelas hingga tandas. Mukanya merah persis seperti kepiting rebus. “Ateu minta, ya.” Jemarinya mencomot sebuah cookies milik Khalisa. “Itu caos kesukaannya Zahra,” ucap Mella santai. “Indoput Pedas Dahsyat.”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai ikhlas coffee
Baca
+Pustaka
ISTRI WARISAN SANG BILLIONAIRE

ISTRI WARISAN SANG BILLIONAIRE

Mulai brand hig end sampai lokal. "Ini apa? ... baunya enak," tanya Hana saat memegang botol coklat gradasi yang cantik. "Itu Khanza series." Farhana tertawa kecil. Selalu tak menduga jika semua usaha Kemal adalah tentang dirinya. "Masa?" "Base-nya dari anggrek, makanya mewah. Seperti ibun ... mahal," bisik Kemal sembari menyemprotkan wanginya ke udara.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai ikhlas coffee
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
QIEV
Hati-hati di tengah perjalanan membaca, kalian akan oleng. Padahal cluenya bertebaran mengarah sesuai keinginan para ayang tapi ... seperti biasa, di awal-awal kita suka berprasangka ... eeehh tebakannya salah .... Selamat membaca sampai tuntas!
Nur Azizah Cirebon
ma sya allah emang yah ga pernah gagal ni novel momy slalu menguras tenaga dan air mata ini baru bab awal2 walau slalu menguras air mata dan tenaga tp ttp selipan2 ny itubuat aku blajar lg untuk lebih kuat maacih momy sukses slalu
Baca Semua Ulasan
Once Again

Once Again

Bodi yang melihat perubahan itu, kini ikut menatap balik Cla. “Ini adalah teh hijau khas dari kampung Ibu saya Pak. Pokoknya sangat bagus untuk kesehatan. Hanya 100 ribu per kotaknya. Kalau beli 5 dapat gratis 1. Saya akan sangat senang jika Bapak menjadi membership kami karena akan banyak diskonnya. Sebenarnya saya bukan penjualnya langsung, hehehe. Saya hanya menyarankan pada Bapak untuk membelinya. Maaf ya Pak jadi cerewet gini. Soalnya Ibu saya bakalan senang banget jika ia memiliki banyak pelanggan.”
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai ikhlas coffee
Baca
+Pustaka
Belum Siap Patah Hati

Belum Siap Patah Hati

ujar Kafka kemudian menyiapkan minuman yang diminta Alexa. “Lo suka hazelnut?” kata Kafka bertanya di sela-sela kegiatannya. “Iya,” balas Alexa. Gadis itu menatap Kafka yang terlihat tampan dengan balutan kaos polos berwarna abu dipadukan dengan celemek berwarna coklat. Jantung Alexa berdebar kencang, ia salah tingkah padahal hanya diajak mengobrol. Kafka kembali menatap Alexa usai menyiapkan pesanan gadis itu. “Berapa?” kata Alexa bertanya, ia menerima minuman berwarna coklat itu.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai ikhlas coffee
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status