Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Tak Terpisahkan

Cinta Tak Terpisahkan

Dia mabuk dan berkata bahwa dia akan hidup untuk dirinya sendiri mulai dari sekarang dan Lin juga minum banyak alhokol bersamanya . Dalam perjalanan pulan , Lin pusing dan hampir jatuh dari tangga dan di pegang oleh Han . Dia mengira Han adalah Ilusi dan menamparnya untuk mencegahnya muncul di depannya . Han ingin menjelaskan , tetapi Lin menolak untuk mendengarkan . Dia berkata bahwa dia akan memulai hidup baru dan melupakan Han . Semua yang dia lakukan sebelumnya adalah keinginannya sendiri . Han menggendong Lin dan mencium mulutnya , sehingga dia tidak boleh melupakan dirinya .
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Sudut mulut Reyhan bergerak-gerak seolah-olah sedang tersenyum, tetapi juga seolah-olah sedang meminta maaf. "A ... aku minta maaf .... Aku ingin melindungimu selamanya, tapi nggak kusangka …. Aku malah menyeretmu …." "Ini bukan salahmu …" jawabku dengan mata yang berkaca-kaca. "Akulah yang sudah salah mengambil jalan." "Abella .... Kalau ada kehidupan kedua, jangan pernah menginjakkan kakimu di rumah Keluarga Gredi lagi."
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Berharap

Tak Lagi Berharap

Aku hanya bisa tersenyum kecut, menatap dia pergi dengan senang Dia bilang aku istrinya, tetapi dia malah memiliki anak dengan wanita lain. Aku kembali membuka buku harian. Di sana, muncul kalimat baru: [Karena menunggu jawabanmu terlalu lama, aku kehilangan posisi di belakangnya.] Aku segera mengambil foto kelulusan kami dan menemukan bahwa posisi Rendra di usia tujuh belas dalam foto itu benar-benar telah berubah.
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Aku Tak Sebodoh yang Kau Kira

Aku Tak Sebodoh yang Kau Kira

desisnya dengan senyum picik. "Apa bedanya aku dengan Ailin yang sangat liar seperti ular berbisa itu. Meski wanita rendah hati itu tahu kalau kau sudah punya istri tapi dia tetap menjilatmu, dia tetap tidak melepaskanmu. Katakan padaku, siapa yang lebih tidak punya malu, aku atau dia?!"
1038.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Setelah Terbangun Sistem Menyuruhku Membunuh Sang Raja

Setelah Terbangun Sistem Menyuruhku Membunuh Sang Raja

Setiap kata yang keluar dari mulut Reiji, membuat Liriel kesal. Melihat semua pohon maple ini membuat Liriel pusing, ia mengalihkan kembali pandangannya. Tepat saat itu sebuah pikiran tiba-tiba muncul. Liriel segera melepaskan diri dari pelukan Belia. Ia berjalan ke depan, dan berhenti di samping Reiji. Gadis itu mencondongkan tubuh ke arahnya. "Reiji katakan yang sebenarnya. Kamu tidak hafal jalan menuju pusat ilusi, kan."
10441 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Revan Berteriak, “LIRA!!!” Lira menjerit balik, “BERTAHAN! AKU AKAN—” Dan tepat saat ia hendak mengayunkan pena lagi, Revan menyuarakan sesuatu yang membuat seluruh dunia berhenti bernapas: “Lira… lepaskan aku.” Lira membatu. “Apa… yang kau katakan?” Revan tersenyum—rapuh, lemah, tapi tulus. “Kalau aku harus hilang agar kau tidak hancur… maka lepaskan aku.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Dinikahi Ayah Tiri

Dinikahi Ayah Tiri

Marah tandanya sayang. Kalau curiga, itu karena kutakut kehilangan Kalau dekat bertengkar, kalau jauh kurindu Jadi serba salah, buatku dilema Tapi aku s'lalu aishiteru~ Netra Basuki menajam begitu meneliti lirik lagu yang dia dengar itu. Entah kebetulan atau bagaimana musik yang di putar justru banyak bercerita tentang seseorang yang tengah cemburu.
1013.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 442 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

Di balik dingin yang menusuk dan cahaya yang membutakan, Kiran menciptakan ilusi dirinya yang berlipat ganda—sepuluh, dua puluh, tiga puluh Kiran kini berdiri di atas tembok, masing-masing dengan cambuk api yang identik dan ekspresi wajah yang sama. Semua bergerak dengan pola yang tidak bisa diprediksi, melompat dan berputar di sepanjang tembok. "Mana yang asli?" teriak pengendali petir, kebingungan melihat banyaknya target yang bergerak cepat. Kilatan-kilatan petir kecil menari-nari di ujung jarinya yang frustasi. Eve menggeram marah, wajahnya memerah. "Jangan tertipu oleh trik murahan! Serang semuanya! Habisi semua ilusi itu!"
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Khianati

Istri yang Kau Khianati

Rendi berkedip-kedip layaknya bintang yang menunjukkan kegagahannya. "Ini salah satu upaya balas budi kan?" canda Frani. "Bisa dibilang begitu, Istriku Tercinta. Yuk, kita berbaring sekarang! Kode itu harus segera dilakukan sebelum kamu berubah pikiran." Rendi berhasil membuat Frani tertawa terbahak-bahak. °°°
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Sakiti, Tak Ingin Kembali Lagi

Istri yang Kau Sakiti, Tak Ingin Kembali Lagi

"Siska menyusup ke dalam kantor kita. Dia adalah 'Sisil'." Ekspresi Noah langsung berubah dingin. "Kita harus segera mengeluarkannya sebelum dia merusak lebih banyak hal." Namun, Akira menggeleng. "Tidak. Aku ingin menangkapnya dengan bukti yang lebih kuat. Aku ingin memastikan dia tidak bisa melarikan diri kali ini." Noah tersenyum tipis. "Aku suka caramu berpikir."
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status