Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Malam benar-benar turun dengan sempurna, menutup langit dengan kelam yang tenang namun terasa berat. Bulan darah yang ditunggu-tunggu tak kunjung menampakkan diri. Seperti yang sebelumnya Morvena katakan, hanya ada bulan yang sangat besar menggantung di angkasa terlalu besar, terlalu dekat, memancarkan cahaya pucat keperakan yang menyapu danau dengan kilau sunyi.
9.6416.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.4K kali sebagai in the clear moonlit dusk
Tampilkan Ulasan (86)
Baca
+Pustaka
Raisaa
akhirnya tamat juga Dirian, kakak kakak pembaca engga ngomel lagi ya kapan tamatnya heheheh terimaksih banyak atas dukungan dan perhatiannya untuk cerita ini. sampai jumpa dicerita saya yang lain ya hehehe...
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Iblis Yang Mencintaiku

Iblis Yang Mencintaiku

Dingin. Langit malam membentang luas di atas desa Naunton. Bulan menggantung pucat di antara awan tipis, menyinari hamparan pepohonan dan atap rumah-rumah yang terlelap dalam kesunyian.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai in the clear moonlit dusk
Baca
+Pustaka
Purnama

Purnama

Menoleh pada rekan kerjanya lalu Purnama melambaikan tangan. Setelah melepas sepatu dan menaruhnya di rak Purnama mengetuk pintu. Namun, beberapa kali ia mengetuk tidak ada siapa pun yang menjawab. Purnama berinisiatif menggerakkan gagang pintu. Krek! Pintu rumah ternyata tidak dikunci, ia membukanya. Di dalam keadaan amat gelap karena lampu ruang tamu dimatikan. Klik!
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai in the clear moonlit dusk
Baca
+Pustaka
Misi Misteri Sang Indigo

Misi Misteri Sang Indigo

Mengikuti Haikal yang menjadi pemimpin jalan, menuju pada suatu tempat. Tempat yang di mana pepohonan tumbuh menjulang. Rumput tumbuh subur dan panjang. Banyak akar-akar tajam di sana. Tidak ada rumah tidak ada orang. Gelap, saaangaat gelap. Tidak ada penerangan selain senter dari ponsel. Beruntungnya, bulan pada saat itu membantu mereka memberikan tambahan cahaya. Sehingga berkatnya, tempat itu menjadi sedikit bisa terlihat oleh mata.
9.833.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai in the clear moonlit dusk
Baca
+Pustaka
ISTRI KECIL SANG KAISAR

ISTRI KECIL SANG KAISAR

Ia menggandeng tangan Ye Jinjing dengan mesra, dan mereka melangkah pergi bersama, meninggalkan Xiu Jie yang hanya bisa menatap punggung mereka dengan tatapan kosong. **** Tiga hari kemudian, Malam itu datang perlahan, seperti tirai beludru hitam yang ditarik pelan-pelan menutupi langit. Namun gelap tak sepenuhnya berkuasa. Di atas sana, bulan purnama menggantung sempurna—bulat, terang, dan seolah bernafas dalam diam. Cahayanya menumpahkan kilau perak ke seluruh penjuru desa, menyelimuti atap-atap rumah, dedaunan yang bergoyang pelan, dan jalan setapak yang berkelok di antara ladang.
1038.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 877 kali sebagai in the clear moonlit dusk
Baca
+Pustaka
Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

Jika Raka menganggapnya sebagai bidak catur, maka Clarissa sedang belajar bagaimana cara memakan sang Raja dari dalam. Malam jatuh, dan Club Velvet bertransformasi menjadi sarang hedonisme yang glamor. Musik techno yang berat mulai berdenyut, dan aroma cerutu mahal memenuhi udara. Clarissa berdiri di balkon lantai dua, mengamati kerumunan di bawahnya dengan tatapan dingin.
9.421.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 500 kali sebagai in the clear moonlit dusk
Baca
+Pustaka
Tenebrarum; Tumbal Leak

Tenebrarum; Tumbal Leak

Mereka saling bertanya, anak siapa lagi yang mati di dusun itu malam ini. Bulan menggantung tepat di tengah kolong langit. Gumpalan awan tebal sesekali melintas menghalangi pendaran cahayanya sehingga gelap kembali melingkupi semesta sesaat. Bayangan-bayangan makhluk aneh sesekali tertangkap mata warga sedang terbang saat bulan kembali menerangi. "Leak! Leak! Tuselak! Tuselak!"
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai in the clear moonlit dusk
Baca
+Pustaka
KEBANGKITAN PEDANG PENELAN JIWA

KEBANGKITAN PEDANG PENELAN JIWA

“Kalau kalian ingin bermain…” Sudut bibir Lucien terangkat perlahan. “…maka aku akan menemani permainan ini sampai akhir.” Aura membunuh dingin terpancar dari matanya. Tanpa terasa, malam pun tiba. Forest of Death diselimuti cahaya bulan redup yang menembus pepohonan hitam raksasa. Suara serangga malam bercampur dengan raungan beast iblis yang bergema dari kejauhan. Dalam kegelapan itu, bahaya terasa mengintai di setiap sudut.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai in the clear moonlit dusk
Baca
+Pustaka
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

“Anggap saja itu panggilan sayangku.” Setelah sesi makan malam romantic yang mendebarkan, Tora mengajak Ele untuk berjalan mendekati tepian rooftop. Mata Ele membelalak melihat kelap kelip kota yang terpampang nyata di hadapannya. Jejeran gedung pencakar langit yang berdiri kokoh dengan gemerlap lampu terlihat begitu menakjubkan dari atas sini. Hilir mudik mobil yang mencoba menembus jalanan terlihat bagaikan miniature di mata Ele. Tora benar. Di sini merupakan spot tertinggi dan terbaik untuk melihat pemandangan kota di malam hari.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai in the clear moonlit dusk
Baca
+Pustaka
Naik Ranjang

Naik Ranjang

Dua puluh hari berlalu ***************** POV HUMAIRA Bulan bertahta sempurna. Bulat penuh begitu kokoh menempati singgasananya. Bersinar terang merayu syahdu. Memancar indah menerangi qolbu.
9.8423.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.7K kali sebagai in the clear moonlit dusk
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Tuti Khoiriah Hasibuan
ceritanya bagus tapi sayangnya ditengah2 cerita terlalu banyak cerita yg tidak seharusnya ditulis padahal banyak hikmah yang bisa diambil kesetiaan, kerja keras, keikhlasan dan banyak lagi pesan moralnya author law nulis adegan dikamar layagnya tidak harus sedetail itu juga,
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status