4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT
Cahaya biru pun lalu muncul sebagai perisai, bentuknya cembung dan sangat terang, melindungi dirinya dan menahan sambaran ular tersebut.
Saat si ular raksasa menganga lebar di hadapannya, Giandra melihat dari dua batang taring panjang di rahang atas ular itu menetaskan lendir-lendir racun ke lantai. Jika saja lendir itu berhasil tersuntik ke badan Giandra, tentu akan membekukan seluruh aliran darah hingga berakhir jadi kematian.
Sambil tetap menyilangkan dua tangan di depan muka, Giandra berkata pada ular raksasa itu, “Maafkan aku, Panglima Gandari, aku terpaksa menggunakan ajian Tenaga Dalam Inti Indurashmi.”
Hot Chapters