Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rasa Yang Hilang

Rasa Yang Hilang

Memang, perasaan Agina sangat sensitif sehingga tanggung dibenci orang. Agina memejamkan matanya sebentar. Tangannya bergerak mengambil makanan yang dibawakan anak buahnya. Rautnya antusias saat memakan makanan kesukaannya. Warna putih dengan isian coklat di dalamnya, lembut berbentuk bulat mengembang seperti pipinya. Ah, makanan ini selalu bisa mengembalikan moodnya. Suara notifikasi menghentikannya sejenak. Mengeceknya, kemudian tersenyum miring. Ia berkata, “Nonton pertunjukan sambil makan. Heem... boleh juga.”
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai ingin rasanya
Baca
+Pustaka
Obsesi Cinta Pemain Wanita

Obsesi Cinta Pemain Wanita

“Kakak kan tidak suka pedas! Daripada merepotkan, makan nasi goreng itu saja!” Mendengar itu Rasel jadi mencebikkan bibirnya. Dia melihat seblak milik Mayja yang menyegarkan mata di dalam mangkuknya. “Aku kan juga ingin makan yang sama. Pesan level satu juga tidak apa-apa,” ucapnya dengan melas.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai ingin rasanya
Baca
+Pustaka
Kontrasepsi di Kamar Adikku

Kontrasepsi di Kamar Adikku

"Nggak usah bertanya rasanya orang ngidam itu seperti apa, Mas. Soalnya rasanya itu tidak bisa di ungkapakan dengan kata-kata. Cukup aku yang merasakannya. Mas nggak usah penasaran. Tugas Mas cukup menyayangi aku saja." "Kalau itu sudah pasti." Mencubit mesra hidung istri yang terlihat semakin menggemaskan. "Tapi kalau Mas kepengen tahu rasanya ya seperti ini. Lemes, pusing, keliyengan, malas makan, pokoke nano-nano rasane. Nikmat banget." "Tapi insya Allah balasannya pahala yang berlipat ganda, Sayang."
1085.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai ingin rasanya
Baca
+Pustaka
Dibuang Suami Pelit, Dinikahi Sang Pewaris

Dibuang Suami Pelit, Dinikahi Sang Pewaris

Adil, mungkin belum bisa dikatakan seperti itu, aku hanya ingin menghibur diriku dengan mengerjai mereka. “Kamu nggak makan, Rin?” tanya mas Raka. “Aku tidak lapar,” jawabku, aku hanya duduk sambil menonton mereka memakan rumput. “Kok aneh rasanya, Rin?” tanya mas Raka. “Iya, asing banget rasa sayurnya. Ini sayur apa, ya? Kok baunya juga aneh, rasanya juga agak pahit,” keluh Gita.
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai ingin rasanya
Baca
+Pustaka
TEMAN HIDUP

TEMAN HIDUP

Adia mengangguk senang, menggeser gambar ke gambar selanjutnya. "Kamu suka nggak?" "Suka banget, Nif. Kamu ngerti banget yang aku mau." Adia tersenyum riang. "Soal varian rasa, ini ada rasa Kangen, pedasnya sedang, gurih banget. Ada rasa Cemburu, level paling pedas. Yang terakhir rasa Rindu, ini pedasnya nggak terlalu, lebih ke lembut, pedas tapi masih bisa dinikmati."
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai ingin rasanya
Baca
+Pustaka
I'M BROKEN

I'M BROKEN

Luna mengacuhkan kedua bahunya , mungkin saja karena tadi ke pikiran sama Arga jadi dia sampai halu jika suara tadi itu persis banget sama suara Arga. ********* "Kamu mau rasa apa hm?" Raisa memilih tiga rasa : coklat , vanila dan strawberry . Arga memperhatikan Raisa makan yang belepotan . Arga pun membersihkan bagian yang belepotan itu hingga membuat Raisa mendadak kaku seperti patung. "Ishh gemes deh." Arga mencubit pipi nya yang gembul . Krukk....kruuk..
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai ingin rasanya
Baca
+Pustaka
TEMAN TIDUR CEO

TEMAN TIDUR CEO

“Untuk ‘rasa penasaran’ sebentar lagi akan kami sajikan!” Grace mengagukan kepalanya, meski dia sendiri sedikit bingung. Beberapa menit kemudian hidangan menu “Rasa Penasaran” pun dibawa oleh pelayan. Sebelum meletakan Pelayan itu berkata, “Menu ‘penasaran’ bukan tentang kenyang, tapi tentang perjalanan rasa yang tak memiliki peta. Menu ini menggoda lidah, tapi lebih dari itu, menu ini mengusik isi pikiran. Seolah setiap bahan diramu dari ingatan yang tak pernah selesai kamu pikirkan, dan jawaban yang tidak kamu tahu sedang kamu cari.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai ingin rasanya
Baca
+Pustaka
Nyonya Puas Abang Lemas

Nyonya Puas Abang Lemas

Rasa kasar dari lidah dan tangan laki-laki itu justru memberikan sensasi sengatan listrik yang menjalar ke seluruh sarafnya. 'Ya Tuhan, rasanya manis sekali!' teriak Rusdi dalam hati sambil terus menghisap. 'Kenyal, hangat, dan baunya wangi. Ternyata begini rasanya menetek pada wanita kaya. Ini rasanya mahal! Aku tidak mau lepas. Biar saja aku dihukum setelah ini, yang penting sekarang aku puas!'
9.7327.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.5K kali sebagai ingin rasanya
Baca
+Pustaka
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

“Oh, I see. Dijodohin lagi sama Nenek?” “Iya, Mbak,” jawab Jingga sambil menyeruput iced matcha. “Kok rasanya kayak rumput, ya,” celetuknya, membuat wanita di depannya tertawa. “Suasana hati ternyata mampu mengubah rasa minuman.” Senada menatap prihatin gadis di depannya. Dia sangat paham apa yang dirasakan Jingga—lahir di tengah keluarga kaya tak selalu berarti hidupnya mudah.
1062.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai ingin rasanya
Baca
+Pustaka
Setelah Rasa Itu Sirna

Setelah Rasa Itu Sirna

Si asisten bernama Cannie itu meminta maaf padaku dengan wajah memelas, "Maaf, Kak Nancy. Kalau aku tahu Kak Renzo begitu menyayangiku, pasti aku akan menahan diri dan nggak mengeluh meski merasa nggak enak badan." Renzo tidak setuju, dia malah mengacak rambut Cannie dengan lembut. "Memangnya apa salahmu? Kamu cuma polos. Yang salah itu orang sepertinya yang terlalu mata duitan. Lebih rela minum sampai muntah darah daripada pergi." Hatiku langsung terasa dingin. Jadi dia memang melihatku muntah darah, hanya saja sama sekali tidak peduli.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai ingin rasanya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status