Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Merindu Suamimu

Merindu Suamimu

Big no! “Bisa-bisanya Bang Fino malah nawarin baju-baju yang bukan miliknya ke aku?” Aku menggeleng pelan karena keheranan. “Kenapa nggak? nggak dosa kan?” Bubur buatanku sepertinya sangat manjur untuk orang sakit. Buktinya, setelah sarapan, Bang Fino malah semakin fasih mengomel dan merajuk seperti sekarang.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai ini bajuku
Baca
+Pustaka
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

jawab Arumi sembari merapikan baju koko untuk dijual besok. "Alhamdulillah ya Rumi aku juga sangat bahagia dan senang bisa melawan rasa takut yang selama ini menghantui pikiranku dan ternyata memang Raka tidak sama seperti pria yang lain dia begitu sangat mencintai istrinya bahkan selalu menyempatkan waktu untuk aku, "jawab Alina catat beberapa stok pakaian yang kosong. ***
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai ini bajuku
Baca
+Pustaka
DOSA TERINDAH

DOSA TERINDAH

“Mbak, ini bajunya emang yang ginian semua?” Bik Jum memperlihatkan tumpukan lingerie dari keranjang baju kotor. “Eh! Ehm ... iya, Bik.” Aku menjawab grogi. Tumpukan pakaian kotor di sana memang lebih banyak berisi lembaran-lembaran pakaian kurang bahan itu. “Oh, kirain saya yang salah, Mbak. Takut koper Mbak Aya ketuker sama punya orang lain.”
9.8211.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.4K kali sebagai ini bajuku
Baca
+Pustaka
Keturunan 100 kg

Keturunan 100 kg

Hehehe Aku lepas bajuku. Menggantinya dengan kaos dan celana lalu pergi ke kamar mandi. Membersihkan sisa makeup yang sepertinya akan susah dihapuskan, karena tidak sesuai dengan prikemanuasiaan dan prikeadilan. Loh, malah jadi baca undang-undang, hahaha
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai ini bajuku
Baca
+Pustaka
Diusir Suami, Dikejar Berondong Tajir

Diusir Suami, Dikejar Berondong Tajir

Mungkin di sana ada penjual makanan. "Hei, nama kamu itu Aiza?" Bas bertanya pada putriku sambil sedikit membungkuk. "Iya." "Wah, nama yang cantik. Sama seperti mamanya." Sontak saja langkahku terhenti mendengar ucapan yang keluar dari mulut Bas. Mataku menatap tajam pada pemuda itu. "Apa maksud kamu, Bas?" Bas malah terkekeh sembari mengusap tengkuk lehernya sendiri. "Enggak ada, Mbak. Saya cuma bercanda. Kan, udah saya bilang kalau saya ini hobi bercanda," terangnya.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai ini bajuku
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Sakiti Ternyata Punya Perusahaan Sendiri

Istri yang Kau Sakiti Ternyata Punya Perusahaan Sendiri

Akhirnya Aku dan Tante Suryani, makan martabak sama-sama. "Bude! Nih nggak jadi aku pakai bajunya!" Tiba-tiba Stefy meletakkan dengan kasar paperbag yang berisi baju yang tadi hendak di pakainya. "Kenapa?" "Nggak apa-apa! Ternyata bajunya nggak cocok buat aku. Itu baju model Kuno, baju kayak kurungan, lengannya panjang, Hah! Gerah aku pakai baju begitu!" sungutnya.
844.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai ini bajuku
Baca
+Pustaka
Bayi Bos

Bayi Bos

(Nikah sama kamu diambil apanya? "Aku sugeh." (Aku kaya) "Dek e luweh sugeh." (Dia lebih kaya) "Aku ganteng." "Kowe ra due koco yo nang omah, bojoku luweh ganteng." (Kamu nggak punya kaca di rumah, suamiku lebih ganteng)
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 538 kali sebagai ini bajuku
Baca
+Pustaka
1KG BERAS DARI IBU

1KG BERAS DARI IBU

Bahar yang melihat itu segera bangkit lalu mencegah Rukaya, namun karena kondisinya yang belum pulih ditambah dengan juniornya yang baru saja terhantam oleh lutut Rukaya membuatnya kepayahan. "Hentikan, Rukaya! Gila kamu!" cegahnya panik melihat semua bajunya jatuh ke lantai. Rukaya tersenyum miring melihatnya. Lalu dia ambil korek api dari laci meja kecil dekat ranjang. "Hentikan, Kaya! Hentikan!" panik Bahar saat Rukaya meraih satu bajunya dan akan dia bakar.
9.9176.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai ini bajuku
Baca
+Pustaka
Kenapa Bajuku Selalu Sama dengan Tetangga Baru?

Kenapa Bajuku Selalu Sama dengan Tetangga Baru?

tanyaku pada Bang Ramon yang tengah berbaring miring sambil memejamkan matanya. "Di depan, Sayang, masa di kuburan, he he he ..." "Ini bukan baju Puspa, Bang, ini ukuran S, punya Puspa ukuran L." "Mana Abang tahu, Puspa, orang bajunya sama," jawab Bang Ramon yang juga merasa aneh sekaligus lucu. "Jangan-jangan ini baju Ayu, tetangga sebelah," gumamku, dengan kedua kaki masih terpaku di lantai depan kamar.
1090.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai ini bajuku
Baca
+Pustaka
Satu Malam Panas Dengan Adik Iparku

Satu Malam Panas Dengan Adik Iparku

Rendra mengangkat alisnya dan dengan heran dia bertanya, "Ada apa?" "Aku..." Lirea memeluk dadanya sendiri dan berkata, "Dimana bajuku?" "Bajumu basah, aku khawatir kamu bisa masuk angin, jadi aku lepas semuanya." Semuanya?
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai ini bajuku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status