Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Satu Tahun Jadi Istrimu

Satu Tahun Jadi Istrimu

Runa. Rumah keluarga berdiri megah di kawasan elit Jakarta Selatan. Dari luar tampak kaku, bangunan modern dengan garis arsitektur simetris dan pagar tinggi. Namun begitu mobil Karan memasuki halaman, suasana langsung terasa lebih hangat. Runa sudah berdiri di teras, melambaikan tangan heboh sambil memeluk sweater tebal. “Kak! Akhirnya pulang juga. Kupikir kamu sudah lupa jalan ke rumah,” seru Runa begitu Karan keluar dari mobil.
1035.8K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as ini rumah
Show Reviews (8)
Read
+Library
Liani April
Halo teman2, Harusnya cerita ini tamat hari ini, tapi editorku meminta bukunya diperpanjang sampai Desember. Jadi, kuharap kalian masih mau menemani kisah Tavira dan Darian sampai tamat nanti. Siap2 kisahnya akan makin intens dan baper, so kutunggu komentarmu. Terima kasih banyak sudah membaca~
Aurora Aurora
MALLLLEEESSS kalo CEO NYA DOYAN CELUP SANA SINI MURAHAN SAMA SI JALANG DELANEY...!!! PERCUMA JD CEO GA BISA LINDUNGIN ISTRINYA...!!! HARUSNYA SI JALANG DELANEY DIHUKUM, BAWA MASUKIN PENJARA KE KANTOR POLISI...!!! PARAH BANGET KARAKTER UTAMA LAKI2 NYA DARIAN,, CEO GA BISA NGAPA²IN...!!!
Read All Reviews
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

Beberapa kali kami berpapasan dengan para tetangga yang masing-masing membawa satu kantong plastik, yang sama persis seperti milik Bu Murni tadi. "Eh, Sitah... Mau ke mana? Tumben rapi," tanya Jumi, salah seorang tetanggaku. Aku berhenti sejenak, memaksakan senyum meski hati tidak terlalu ingin berbicara. "Mau ke rumah Ibu, Jum," jawabku singkat. "Oh, mau ke hajatan ibu kamu? Yaudah, ke sana aja, Sit. Banyak banget tamunya, makanan juga banyak. Lumayan itu, buat ganjel perut anakmu yang sering kelaparan,"
102.0K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as ini rumah
Read
+Library
RUMAH EYANG

RUMAH EYANG

Rumah besar itu sangat menyeramkan kurasa kini. Bik Lasmi menyambutku dengan senyum mengembang. Terlihat bahagia. Mas Mondi membimbingku masuk ke dalam rumah. "Non Rachel makan dulu ya. Bibik sudah buatkan bubur ayam," kata Bik Lasmi, aku hanya mengangguk. Rasanya masih enggan untuk bicara banyak. Baru beberapa waktu di rumah ini, sudah banyak kejadian yang menguras emosiku di rumah ini, hingga membuatku jadi pemurung.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as ini rumah
Read
+Library
Rumah Kedua Suamiku

Rumah Kedua Suamiku

Rumah Kedua Suamiku Setelah sedikit berbasa-basi. Akhirnya, kami pun saling memperkenalkan diri. Sesuai dugaanku. Ternyata Rozi bukan lah orang sembarangan. Dia adalah seorang direktur dari sebuah perusahaan asuransi di Jakarta dan ke sini untuk melaksanakan tugasnya, yaitu mengunjungi anak cabang dari perusahaannya untuk memeriksa kinerja para karyawan serta keuangan di sana.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 162 Times as ini rumah
Read
+Library
Anak Jenius Milik Sang Presdir

Anak Jenius Milik Sang Presdir

"Tidak tau. Aku kan tidak punya Rumah. Ini rumah Keluargaku, disana Rumahmu, yang di sono Rumah Tuan Glen. Dimana coba rumahku?" "Ya Ampun Jelek! Kenapa bicara seperti itu? Ini rumahmu juga. Yang disana, kamu kan sudah menjadi istriku. Ya, jadi rumahmu juga. Dan yang di sono, baru itu bukan rumah kita." sahut Ken. "Kamu mau kita pulang kemana? Kakek sudah menyuruhku untuk membawamu pulang lho?" Ken kembali bertanya pada Rimbun. Rimbun hanya menggeleng saja.
9.3105.4K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as ini rumah
Read
+Library
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

Akan tetapi, setelah membuka ponselnya dan membaca balasan pesan dari Kania yang berisikan [Datanglah, Lice. Pintu rumahku selalu terbuka untukmu. Kutunggu sekarang ya.] Dirinya pun tersenyum lalu segera melajukan motornya masuk, ke dalam perumahan tersebut dan langsung menuju ke rumah Kania. Rumah minimalis berwarna putih bersih itu, terlihat begitu asri karena dihiasi dengan beraneka ragam tanaman di halaman rumah. Alice kembali ragu, saat ingin melangkah masuk ke rumah Kania.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as ini rumah
Read
+Library
TETANGGA SEBELAH RUMAH

TETANGGA SEBELAH RUMAH

tanyanya lagi, bawel. "Makasih udah nolongin, saya mau pulang. Tuh, rumah saya." jawabku sambil menunjuk rumah bercat oren, dan masih pura-pura memegang lutut, yang sebenarnya nggak sakit. cuma cari perhatian aja, biar si 'suami idaman' ngerespon. Tapi nyatanya dia diem aja. Huh, kesel!
3.8K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as ini rumah
Read
+Library
Dia Istriku Bukan Pembantu

Dia Istriku Bukan Pembantu

Percakapan mereka berakhir. Aku yang sejak tadi hanya menyimak langsung bertanya. "Kenapa kata Ayah sama Bunda Ran?" "Mereka mau bantuin kita beli rumah Bang, asik," jawab Ranti berseri-seri. Alisku menaut. Bantuin beli rumah? Apa tak salah? Maaf maaf tapi kalau boleh jujur, rumah keluarga Ranti di kampung itu sangat sederhana bahkan jauh dari kata mewah.
10108.8K viewsOngoingAdded to Library 3.8K Times as ini rumah
Read
+Library
Istri Yang Kucampakkan

Istri Yang Kucampakkan

Hanya seorang penjaga yang tampak dingin dan hanya menjawab sekadarnya saja. "Fatih, kita ini di mana?" "Di rumah!" "Rumah siapa?" Rani berdecak memaksa. "Rumahku ... dan kamu. Itupun kata Papa." Masih sibuk dengan gawainya. "Tapi, Fat ... aku merinding tiba-tiba. Ini rumah enggak berhantu, kan? Kenapa rumah di sini jarang-jarang?" "Udah, diam! Orang tinggal nempatin aja, kok, apa susahnya? Jangan bawel!"
109.6K viewsCompletedAdded to Library 258 Times as ini rumah
Read
+Library
Kutukan Mantan Terindah

Kutukan Mantan Terindah

Zain memasuki gerbang rumah utama keluarga Juhar. Rumah megah bergaya klasik modern itu berdiri anggun, seolah tak pernah tersentuh krisis apapun. Tapi di dalamnya, ada riak-riak halus yang mulai menggema lagi—tentang masa depan, tentang pilihan, dan tentang luka yang belum selesai. Mami Narumi sudah menunggu di ruang keluarga dengan secangkir teh hijau favoritnya dan camilan yang biasanya hanya dikeluarkan saat tamu penting datang.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as ini rumah
Show Reviews (10)
Read
+Library
WidiaYuan
kesempatan tak akan datang dia kali van.. kamu pilih bertahan hidup atau hancur hanya itu pilihanmu. kamu mempertahankan egomu maka kehancuran yg kau dapat kalo kamu memilih pilihan yg ditawarkan barra setidaknya kamu masih bisa hidup lebih lama dengan tenang.
Kania Putri
Barra lagi H2C ini wkwkw tapi aq yakin mami rumi gak akan ngamuk kaya singa kalau kamu jelaskan duduk persoalannya karena menemui karina ada maksud dan tujuan yg jelas bukan demi perusahaan aja tapi demi keutuhan keluarga
Read All Reviews
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status