Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dia Memberikan Kasih Sayang kepada Wanita Lain, Aku Pergi Tanpa Menoleh

Dia Memberikan Kasih Sayang kepada Wanita Lain, Aku Pergi Tanpa Menoleh

Saat acara team building perusahaan, Branson memberikan ikat rambut kepada asistennya. Aku juga segera memberi cincin kawinku kepada asistennya. Melihat ini, Branson tertawa saking marahnya dan bertanya, "Itu cuma ikat rambut, apa masalahnya? Memangnya aku bahkan nggak boleh punya satu teman perempuan pun? Bisa-bisanya kamu melepas cincin kawinmu begitu saja. Kurasa, kamu benar-benar nggak mau bersama lagi." Aku menatapnya dan menyahut dengan nada tenang, "Ya, aku memang nggak mau bersama lagi."
1.7K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as injustice plot
Read
+Library
Terlahir Kembali: Pernikahan yang Tak Kuinginkan

Terlahir Kembali: Pernikahan yang Tak Kuinginkan

Tiga hari sebelum pernikahan, Arven didatangi oleh sahabat masa kecilnya yang kembali ke tanah air bersama ibunya yang mengidap penyakit mematikan. Dia ingin menikah dengan Arven demi menunaikan wasiat terakhir ibunya. Di kehidupan sebelumnya, aku menentang keras. Pada akhirnya, Arven menolak permintaan sahabat kecilnya, Nyra. Sesuai rencana, Arven melangkah ke pelaminan bersamaku. Namun, Nyra muncul di lokasi pernikahan sambil memeluk foto mendiang ibunya dan menuduh Arven tak berperasaan. Arven menyuruh para pengawal mengusirnya dan pernikahan kami pun tetap berlangsung. Akan tetapi pada malam pertama pernikahan, dia tidak pulang semalaman. Setelah itu, setiap malam kami tidur terpisah. Dia lebih memilih mabuk berat daripada menyentuhku. Ketika aku bertanya alasannya, dia berkata dengan sorot mata yang tampak buram karena alkohol. "Aeris, setiap kali melihatmu, aku selalu teringat tatapan putus asa Nyra, juga wajah mendiang ibunya .... Aku menyesal!" Aku pun jatuh sakit karena kesedihan dan meninggal dunia. Saat membuka mata kembali, aku kembali ke hari ketika Arven mengatakan ingin mengadakan pernikahan untuk Nyra. Di kehidupan ini, aku langsung menyetujui permintaannya. Menatap punggungnya yang pergi dengan wajah penuh kebahagiaan, aku menelpon rumah dan berkata, "Kak, aku setuju dengan perjodohan keluarga. Atur saja pernikahannya tiga hari lagi."
8.1K viewsCompletedAdded to Library 307 Times as injustice plot
Read
+Library
Malam Kelam di Tempat Karaoke

Malam Kelam di Tempat Karaoke

"Gery, itu putriku! Ke mana tanganmu meraba-raba?" Di dalam ruangan tempat karaoke, rekanku Gery mabuk berat dan salah mengira putriku sebagai gadis pemandu lagu. Tangannya meraba-raba paha putriku, bahkan hampir menyelinap ke balik roknya. Yang tidak masuk akal, putriku justru tampak haus dan menikmati rabaan itu. Aku melirik putri Gery yang duduk di samping, dadanya yang seputih salju seolah hampir meledak menembus pakaiannya. Jika situasinya begini, jangan salahkan aku kalau aku pun mengincar putrimu!
1.9K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as injustice plot
Read
+Library
Memendam Cinta Bertahun-tahun Pada Om yang Memikat

Memendam Cinta Bertahun-tahun Pada Om yang Memikat

"Bu Stacy, kamu yakin ingin menggugurkan anak ini?" Stacy masih agak linglung. Menghadapi pertanyaan dokter yang diulang berkali-kali, dia tiba-tiba tersentak dan sadar. Dia membelalakkan mata, seolah-olah tak percaya dengan semua yang ada di hadapannya. Baru ketika dokter kembali mendesaknya, dia menyadari bahwa dirinya telah terlahir kembali. Di kehidupan sebelumnya, tepat pada hari ini, dia mengetahui bahwa dirinya hamil, lalu membuat sebuah pilihan yang membuatnya harus membayar harga yang sangat mahal. Dokter kembali mendesak, "Bu Stacy?" "Ya!" Jawaban Stacy kali ini sangat tegas, meskipun suaranya sedikit bergetar. Kali ini, dia tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.
4.4K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as injustice plot
Read
+Library
Aku Dan Ayah Muridku

Aku Dan Ayah Muridku

Aku adalah wali kelas putranya, sekaligus ‘guru privat’ yang selalu siap dipanggil kapan pun. Semua ini bermula ketika dia memergoki rahasia terkelamku di ruang kelas setelah jam sekolah usai. “Bu Sri, videonya ada di tanganku. Jam delapan malam ini, di gudang peralatan olahraga. Kalau nggak datang, aku akan kirim ke grup orang tua murid.” Sejak saat itu, aku selalu memakai rok yang sopan saat pertemuan orang tua murid. Namun, di balik rok itu, masih ada bekas merah di lutut akibat kejadian di apartemen sewaannya dua hari yang lalu. Semua orang memujiku karena telah mendidik murid dengan sangat baik. Namun hanya aku yang tahu, bagaimana ayahnya mendidikku sepenuh hati di dalam kelas setelah sekolah sepi. Tentang bagaimana rasanya menangis tersedu-sedu sambil menyingkap rok sendiri. Dan yang lebih mengerikan, tubuhku justru bereaksi di tengah perlakuannya yang kasar itu….
3.5K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as injustice plot
Read
+Library
Dia Mau Jadi Adik Iparku, Aku Restui!

Dia Mau Jadi Adik Iparku, Aku Restui!

Aku tahu suamiku, Bara Atmaja, memalsukan kematiannya dan menggantikan identitas adik kandungnya. Namun, aku memilih tidak mengungkapkannya. Aku justru mendatangi kepala komando militer dan melaporkan bahwa suamiku telah meninggal, meminta padanya agar nama suamiku dicoret dari dinas kemiliteran. Di kehidupan sebelumnya, adik iparku meninggal secara tak terduga. Suamiku dengan tegas melepas jabatan komandan resimen dan menyamar sebagai adiknya, semata agar istri adiknya tidak hidup menjanda. Aku mengenalinya sebagai Bara Atmaja dan menuntut penjelasan mengapa ia berpura-pura menjadi adik iparnya. Namun Bara bersikeras menyangkal, lalu menepis tanganku. “Kakak ipar, aku tahu kematian kakak membuatmu terpukul. Tapi jangan karena kakak meninggal, lalu kamu menganggapku sebagai dirinya!” Ia melindungi istri adiknya yang tampak rapuh itu, mendorongku ke sungai yang dingin, dan memperingatkanku agar tidak berkhayal. Putriku yang baru berusia lima tahun menangis sambil bertanya mengapa ayahnya tidak menginginkannya lagi. Ia malah dikurung di kandang sapi untuk introspeksi diri, dan dibiarkan kelaparan selama tiga hari tiga malam. Ibu mertuaku mencercaku sebagai perempuan pembawa sial yang mencelakakan suami, lalu mengusirku bersama anakku tanpa sepeser pun. Bara bahkan menyebarkan kabar bahwa aku sudah gila, baru saja suamiku meninggal, aku sudah mengincar adik iparku. Aku dicemooh dan dihina semua orang. Dalam keadaan linglung, aku memeluk anakku dan meninggal di tengah dinginnya cuaca dingin. Saat aku kembali membuka mata, aku telah kembali ke hari ketika suamiku mulai menyamar sebagai adiknya.
18.6K viewsCompletedAdded to Library 745 Times as injustice plot
Read
+Library
Pengabulan Doa Anak

Pengabulan Doa Anak

Di pesta ulang tahunnya, Gilena sedang berharap dalam bahasa Jerman di depan kue ulang tahunnya. “Semoga tahun ini Tante Jolin bisa jadi ibuku.” Suami mengelus kepala Gilena sambil tersenyum, lalu berkata, “Keinginanmu akan segera terwujud.” Aku tercengang, kue di tanganku langsung jatuh ke lantai. Suami bertanya dengan penuh perhatian, “Kau kenapa?” Aku menggelengkan kepala dan jawab sambil tersenyum, “Tanganku licin.” Hanya aku sendiri yang tahu, aku panik karena mengerti bahasa Jerman, sampai-sampai kue pun terjatuh dari tanganku.
5.6K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as injustice plot
Read
+Library
Tanggal Kadaluarsa Cinta

Tanggal Kadaluarsa Cinta

Sewaktu SMP aku jadi korban fitnah cabul, hanya Setyo Lakmana yang membelaku. Sejak saat itu, aku selalu percaya padanya. Hingga hari itu tiba, aku tidak sengaja mendengar candaannya bersama teman-temannya. "Kenapa dulu kamu membela Milla Jayandhi? Apa karena wajahnya yang mirip Riska Gayatri?" Setyo mendengus sinis. "Dia mana pantas dibandingkan sama Milla? Aku cuma merasa kalian terlalu berisik." "Lagi pula, dia jual diri atau tidak, apa urusannya denganku?" Keyakinanku runtuh seketika. Jadi, ketika Riska diam-diam mendorong selembar cek padaku, aku berkata dengan tersenyum, "Aku terima kesepakatan ini." Saat dia pergi ke luar negeri, aku bersedia menjadi penggantinya demi menahan Setyo agar tetap berada di sisinya. Aku sangat menyadari bahwa saat menatapku, Setyo sebenarnya sedang merindukan Riska melalui diriku. Jadi, Ketika Riska Kembali dan Setyo melemparkan uang kepadaku, aku tidak terkejut sama sekali. "Ambil uangnya dan jangan pernah muncul lagi." Aku tersenyum tipis dan menerima uang itu. "Tuan Setyo, kita impas." Hanya saja, setelah itu seluruh kota dipenuhi rumor bahwa dia mencariku seperti orang gila. Akan Tetapi, Setyo Lakmana, cintaku sudah lama kedaluwarsa...
2.1K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as injustice plot
Read
+Library
Suamiku Menjadi Ayah Untuk Anak Cinta Pertamanya

Suamiku Menjadi Ayah Untuk Anak Cinta Pertamanya

Suamiku, Brian beralasan ada urusan di kantor dan membatalkan janji ikut kegiatan studi wisata anak kami. Dia bahkan menyuruh kami untuk tidak ikut. Melihat putriku kecewa, aku memutuskan untuk tetap menemaninya pergi. Baru saja masuk sekolah, aku langsung melihat Brian bersama cinta pertamanya, si Enny dan putranya sedang duduk di sofa panggung utama. Mereka tampak begitu akrab, persis seperti keluarga kecil yang harmonis. Brian memegang mikrofon, berbicara panjang lebar tentang bagaimana dia bisa meraih kesuksesan dalam karir, sekaligus menjaga keharmonisan rumah tangga. Di sela ucapannya, dia beberapa kali bertukar senyuman dengan Enny. Orang-orang di bawah panggung bertepuk tangan meriah. Wajah Brian terlihat puas, bahkan bocah di sampingnya pun ikut tampak angkuh. Tak lama kemudian, masuk sesi tanya jawab. Aku langsung merebut mikrofon dan bertanya, “Aku ingin bertanya sejak kapan Pak Brian punya seorang putra? Apa istrimu tahu soal ini?”
12.0K viewsCompletedAdded to Library 456 Times as injustice plot
Read
+Library
Cinta di Tengah Bahaya

Cinta di Tengah Bahaya

Saat aku hamil lagi, Arif Ravindra memutuskan berhenti berjudi dan berjanji akan bekerja keras demi menafkahi keluarga kami. Aku pun menangis terharu. Dengan tangan gemetar, aku menyerahkan semua tabungan hasil kerja paruh waktuku selama setahun kepadanya. Ada dua lembar uang jatuh ke lantai. Saat aku memungut uang dan mengejarnya keluar, aku melihat adegan yang mengejutkan. Aku melihat di ujung gang, para preman mafia yang biasa menagih hutang kini bersikap begitu hormat kepada Arif. Ternyata, kemiskinannya hanyalah pura-pura. "Bos, besok kami masih perlu mengerumuni di depan rumahmu?" Arif duduk santai di dalam mobil Lincoln panjang dan menjawab dengan acuh, "Tidak perlu." Ia menatap cincin di jarinya dan menghela napas. "Sudah bertahun-tahun dia membuktikan cintanya. Dia rela bekerja keras demi membayar hutangku, bahkan dia sampai kelelahan dan keguguran.” “Aku sudah sangat merasa bersalah padanya. Kini saatnya memberitahu identitas asliku biar dia tidak perlu bekerja keras lagi." Namun Lina Candra, sahabat kecilnya yang duduk di sampingnya malah tidak sependapat. “Tidak, belum waktunya! Bagaimana jika dia ternyata seperti wanita-wanita sebelumnya, hanya tertarik dengan uangmu dan statusmu sebagai kepala mafia?" "Lebih baik tunggu sebentar lagi. Kita lihat apakah dia mau melahirkan anak ini." Setelah berpikir sejenak, Arif mengangguk, "Baik, ikuti pendapatmu. Lagi pula dia sudah bersamaku begitu lama, pasti tak tega meninggalkanku." Aku menggenggam erat uang di tangan, membalikkan badan dan menangis sejadi-jadinya. 'Arif, cinta penuh kebohongan ini, aku tidak mau!'
10.8K viewsCompletedAdded to Library 312 Times as injustice plot
Read
+Library
PREV
1
...
454647484950
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status