Bara Dendam Sagara
"Fokus. Rasakan denyut alam. Ketika kau berhasil menenangkan riak amarahmu, maka gelombang pertamamu akan muncul. Tapak Gelombang yang sejati lahir dari ketenangan, bukan kekerasan."
Sagara mengangguk, memejamkan matanya erat-erat. Ia memusatkan seluruh perhatiannya pada perasaan di dalam dirinya, pada upaya untuk menyingkirkan semua kebencian. Ia membayangkan air yang tenang, jauh di bawah permukaan badai, sunyi dan perkasa.
Ia merasa koneksi yang mendalam dengan alam sekitarnya, dengan udara, dengan tanah di bawah kakinya, dan terutama, dengan laut yang bergemuruh.
Hot Chapters