Obsesi Liar Kakak Ipar
goda Angkasa lagi, mengedipkan sebelah matanya dengan percaya diri.
"Mas Angkasa, stop! Di dekat kita ada Arka, tahu!" potong Bintang panik, menunjuk ke arah boks bayi portabel tempat putra mereka yang masih mengerjap-erjap polos. Bintang segera beranjak dari kursinya demi menyembunyikan rona merah di pipinya yang kian memanas. "Aku mau ke atas sekarang, mau menyiapkan baju-baju kita untuk ke Bali!"
Namun, baru saja Bintang melangkah dua kali, tangan kekar Angkasa sudah menahan lengannya, menariknya kembali dengan lembut hingga terduduk di pangkuan pria itu.
Hot Chapters