Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahim Tawanan

Rahim Tawanan

Riko bingung dengan bos nya pagi ini. Sejak menginjakkan kaki di kantor, tak henti - hentinya lelaki 28 tahun itu bertanya jam. Pria itu seperti tidak sabar menunggu sesuatu tapi Riko tentu tidak berani bertanya. “Rik batalkan semua jadwal setelah makan siang nanti, saya tidak akan kembali ke kantor lagi.” Ucap Kenan.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai j rumi
Baca
+Pustaka
RUMAHKU ADALAH KAMU

RUMAHKU ADALAH KAMU

“Setidaknya nggak ada tetangga yang hobinya nyetel dangdut jam enam pagi.” Sudut bibir Aira terangkat. “Setidaknya mereka bisa bikin pagi kita lebih hidup dengan bahan gibahan dari lagu yang diputar.” Arsen terkekeh kecil. “But, not my style.” “Iya juga sih. Kita berdua kan pecinta musik R&B,” sambung Aira sambil melangkah lebih dalam ke ruangan. “Kita mulai dari mana dulu?” tanya Arsen setelah memasukkan kardus terakhir.
10746 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai j rumi
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Suami dan Pembantuku

Hasrat Liar Suami dan Pembantuku

sahut Rumi yang langsung menarik tanganku pergi. "Jangan kebanyakan mimpi. Takutnya gila." Rumi menoleh ke arah Mina sebentar lalu tersenyum manis dan melambaikan tangan. Here we go, Sayang. Karmamu sedang bekerja ... gumamku dalam hati. Bersambung ....
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai j rumi
Baca
+Pustaka
Wanita Lain Dalam Hatiku

Wanita Lain Dalam Hatiku

Judul: Wanita lain dalam hatiku (Maafkan aku, istriku) *** POV Gilang. Malam itu aku membaca isi dari surat Rumi. Aku sungguh terkejut. Bagaimana bisa dia mengungkapkan perasaan padaku. Rumi wanita yang baik dan cantik, tapi untuk membalas perasaannya aku tidak bisa. Di hati ini masih membekas sembilu yang perih.
9.6108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai j rumi
Baca
+Pustaka
Mas Ganteng

Mas Ganteng

Belum lagi aroma laut yang menjadikan alam begitu sangat berarti untuk menghibur diri. “Halah, mulut lo. Perempuan cantik juga pasti lo bilang maha karya Tuhan, Go,” celetuk Rumi seusai meneguk kaleng bir. Dego tertawa. “Perempuan cantik kan emang maha karya Tuhan, Rum.” “Dasar mulut penggombal,” gumam Rumi.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai j rumi
Baca
+Pustaka
Mengantar Nyawa setelah hari raya

Mengantar Nyawa setelah hari raya

"Suara apa? Kami hanya mendengar lolongan anjing dan burung hantu, Bu." "Bukan. Bukan suara itu. Tetapi suara orang mengaji dan seorang pria bersenandung, atau yang kalian kenal bernyanyi." Rumana menajamkan lagi pendengarannya. "Hameteg ingsun nyirep geni wiso murko. (Sekuat tenaga saya memadamkan api, bisanya kemurkaan). Maper hardening ponco, saben ulesing netro. (Mengendalikan panca (lima) indera dalam setiap kedipan mata). Linambaran sih kawelasan, ingkang paring kamulyan. (Dilandasi rasa welas asih Sang Pemberi Kemuliaan). Sang Hyang Jati Pengeran. (Sang Maha Sejati Tuhan)." Lagi-lagi Rumana mendengar sambungan kidung itu. Dan masih terus di susul lantunan merdu ayat suci Al-Quran.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai j rumi
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

“Kadang jembatan itu hanya berupa niat. Tapi jika niatnya tulus, ia bisa menghubungkan samudra dan benua.” Sementara itu, dari Turki datang Hasan bin Cemal, pemuda keturunan Ottoman yang telah meneliti kebijaksanaan Sufi dan filsafat dari masa kejayaan Andalusia. “Di Istanbul,” ujarnya, “kami membaca puisi Rumi sebagai doa. ‘Di luar kebaikan dan kejahatan, ada ladang. Di sanalah kita bertemu.’ Mungkin Madrasah Langit adalah ladang itu.”
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai j rumi
Baca
+Pustaka
Rahim Kedua

Rahim Kedua

Ruby tersenyum tipis. “Ungkapan yang bagus, meski tidak berlaku untuk semua orang. Dan aku salah satunya, karena aku tinggal sendiri di sebuah tempat yang disebut rumah. Ketika kamu bertemu dengan orang yang kamu sayangi di rumah, aku dan beberapa orang lain hanya bertemu dengan kesepian lainnya.” Reza terkesiap. Dia merasa tidak enak karena sudah menyinggung Ruby meski Ruby tak merasa begitu.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai j rumi
Baca
+Pustaka
Catatan Rumi

Catatan Rumi

"Masya Allah bagus banget namanya. Jadi tiba-tiba keinget sama penyair Jalaludin Rumi." Hamdi tertawa. "Aku sengaja ngasih nama Rumi karena aku ngefans banget sama tulisan karya beliau." "Oh gitu. Kalau panjangannya Rumi apa?" Dia terdiam sambil sesekali menatap anaknya yang masih lahap memakan nasi padang itu. Ada dasar aku di dalam dirinya untuk memberitahu namun, bagaimana lagi? Rasanya semua itu sudah terlanjur dan akan sulit untuk kembali diubah.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai j rumi
Baca
+Pustaka
Buruk Rupa

Buruk Rupa

Pagi hari telah menyinari seluruh sudut Kota Jakarta. Allen Zaleska adalah seorang Gadis buruk rupa yang sedang menjemur seember pakaian yang sudah dicuci bersih. "Huft! Akhirnya siap juga. Oh yah? Hari ini aku ada janji sama Natasha buat bikin kue. Hihihi, telat dikit nggak papa kali yah?" gumamnya sendiri. Setelah mengatakan itu, Allen pergi masuk kedalam rumah untuk membersihkan dirinya sendiri.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai j rumi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status