Suami Pengganti untuk Adara
Danendra memandang Adara lalu tiba-tiba saja merangkum wajah istrinya untuk dia beri tatapan intens.
"Lihat aku," pintanya—membuat manik hitam Adara seketika bertemu dengan coklat hazelnya mata Danendra. "Mau sehebat apa pun istri orang atau perempuan lain, di mata aku, kamu tetap yang terhebat. Kamu kesayangan aku, kamu istri aku, dan yang paling penting, kamu kebahagiaan aku."
"Dan."
"Aku sayang kamu apa adanya," ucap Danendra. "Lebih atau kurangnya kamu, semuanya aku suka."