Malam Pertama Si Gadis Desa
Selepas solat Hilma meluangkan untuk murajaah sebentar, sedangkan Pak Hasan menyalakan api di tungku dan membereskan tempat penyimpanan beras dan padi yang berantakan.
Tak lama waktu berlalu, jam sudah menunjukan pukul 05:04, Hilma mengakhiri murojaahnya, ia menyimpan kembali mukena dan al-quran, kemudian pergi ke kamar membangunkan Zafar yang masih meringkuk bahkan dia tenggelam dalam selimut.
"Aa, bangun!" Hilma sempat geli sendiri karena harus memanggilnya dengan sebutan Aa. "Bangun udah jam lima, solat subuh dulu, ayo!"