Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda
'Oke, tidak apa-apa, kalian memang belum tahu siapa aku,' desauku dalam hati, tapi sekaligus coba berbesar hati dengan kenyataan yang ada.
Sekarang aku bersiap naik ke ring.
"Ladies and gentleman," ucap pemandu jalannya acara, "tibalah kita pada partai yang paling menarik di malam ini. Kami persembahkan ke hadapan anda Bara Maradika..."
"Ayo buktikan bahwa kau memang bukan hanya sekedar besar mulut!"
James sialan, sempat-sempatnya dia mengejekku lagi.
Aku sudah berada di salah satu sudut ring, barulah pemandu acara bicara lagi.