Sisa Cahaya di Jalan Gelap
Hatinya menjerit, bukan hanya karena dikhianati, tapi karena ia tak dianggap dan tak dihargai sebagai seorang istri.
Ratri terduduk di sudut kamar, wajahnya basah oleh air mata yang tak kunjung berhenti. Malam itu terasa semakin pengap, meski angin malam menyusup dari celah jendela. Pikirannya kalut, hatinya terkoyak.
Ia memeluk lututnya, berbisik lirih kepada dirinya sendiri, “Kalau aku kabur… itu percuma saja. Galuh pasti akan menemukan aku. Aku tidak akan pernah bisa benar-benar bebas darinya.”
ตอนยอดนิยม