Menjadi Budak Cantik sang Raja Arogan
Zhen Ming merasa tak nyaman saat melihat anak kecil itu menangis, “Tuan Lim, aku punya banyak uang. Jumlah sekecil ini tak masalah bagiku.”
Lim Taehyon menghela napas panjang. “Baiklah, maaf merepotkan anda.”
“Yey!” Jiali berlari kecil mendekati Zhen Ming. Susah payah menaiki undakan lantai, kemudian dengan senyuman ceria, kedua tangan kecilnya menyambar tumpukan koin emas dari telapak tangan lebar Zhen Ming.
“Paman, terima kasih!” Jiali kemudian merogoh kantung makanan di sisi pinggang kiri. “Sebagai hadiah, aku akan memberi Paman jatah permenku hari ini!”