THE GREAT MAN
"Kalau begitu, pertemukan aku dengan tuan Rey!"
"Wow wow! Galak sekali rupanya wanita yang satu ini!"
Spontan semua mata menoleh cepat pada laki laki berpakaian parlente, yang baru saja menyela.
"Siapa kau?" Tanya Pevita heran.
"Aku?" Pria itu menunjuk pada dirinya sendiri. "Oh ya, aku lupa kalau aku belum memperkenalkan diri." Langsung saja pria itu menjulurkan tangan pada Pevita dengan senyum lebar sampai membuat lubang kecil di dua buah pipinya. "Jimmy. Jimmy Hernandes. Aku ... " Sempat bola matanya memutar, memandangi wajah wajah yang sedang menatapnya secara kompak. "Aku pemilik baru kedai susu ini. Dan kamu pasti Pevita Larasati. Umm, bukankah seharusnya kamu berada bersama tuan Rayzen
الفصول الرائجة