Mirip Tapi Bukan Orang yang Sama
Tenggorokanku tercekat, aku menoleh dan bertanya, “Tuan Jimmy, bagaimana kamu bisa tahu namaku?”
Jimmy tetap diam, dia hanya menatapku dengan tatapan tajam, seolah-olah dia bisa melihat tembus. “Ingatanku bagus. Tadi bosmu memperkenalkanmu, aku pun mengingatnya.”
Dia seperti sedang menikmati kecanggunganku dengan penuh minat. Setelah dua detik, dia berbicara dengan tenang.
“Sutojo Grup akan mengadakan pameran seni, aku ingin kamu menjadi panitia perencananya.”
Bab Populer