Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri kedua pilihan mertua

Istri kedua pilihan mertua

Entah air mata asli atau air mata pencitraan. "Ikhlas. Tapi harusnya tahu diri dong." "Kan mbak Carla sama mas Abi bisa kapan-kapan jalannya. Masih bisa besok. Kalau temen aku, jarang banget bisa datang ke Jakarta." Risya melengos ke samping. Wanita itu mencoba menarik perhatian Abi yang kini terdiam enggan menatap dirinya. "Terserah kamu."
12.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai jurnal risa by risa saraswati
Baca
+Pustaka
Gairah Terpendam Sekretaris Kesayangan CEO

Gairah Terpendam Sekretaris Kesayangan CEO

Daniel hanya berharap semoga setelah si kembar dijaga oleh baby sitter, Cinta bersedia kembali ke perusahaan dan membuat terobosan terbaru pada perusahaan Daniel. Risa segera masuk ke dalam kamar kerja yang terletak di samping kamar pribadi miliknya. Perempuan berambut bergelombang itu segera menscan gambar yang tadi dibuatnya dengan pensil lukis. Setelah selesai men-scan Risa pun memasukkan file tersebut ke dalam flash disk yang sama dengan flash disk yang diberikan-nya kepada Daniel. Sementara itu, Gio masih terus mencoba melukis gambar yang dibuat oleh Risa menggunakan gambar digital untuk digunakan jika para peserta meeting meminta gambar digital.
10310.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai jurnal risa by risa saraswati
Baca
+Pustaka
Get Pregnant

Get Pregnant

Risa Dewi atau Caca, 21 Tahun, Mahasiswa Institut Kesenian Jakarta, Fakultas Film dan Televisi. Ayah: Susilo Hendarmo Ibu: Dumaya. Saudara tiri 1: Yezline Hendarmo. Saudara tiri 2: Reza Hendarmo. Saudara tiri 3: Raymond Hendarmo. Keluarga tersebut memiliki pabrik minuman keras turun temurun, PT Star Djakarta, yang dikelola dengan buruk dan akan segera ditutup. Sisanya adalah riwayat hidup Risa Dewi dan semua hal yang tidak relevan, karena hanya sebagian kecil dari selembar kertas A4 yang digunakan.
9.5112.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai jurnal risa by risa saraswati
Baca
+Pustaka
Partner In Crime

Partner In Crime

Ia tampak tengah menuliskan sesuatu di catatan pribadinya, aku berikan masing-masing dari mereka satu permintaan yang akan kukabulkan, Soo meminta peralatan make up, sedangkan Risa hanya meminta jurnal pribadi. Aku bisa merasakan kesedihan yang dialami oleh Risa, tangisannya benar-benar terasa menyentuh. Ia juga beberapa kali terlihat menyeka air matanya yang tumpah di atas jurnal, aku masih mengurungnya karena ia tidak ingin berbicara sedikit pun tentang informasi yang ia ketahui. Kubuka pintu rumah perlahan, dan kami sempat beradu pandang dalam beberapa saat sebelum Risa mulai menutup jurnalnya dan kembali “memaksakan” tidur.
1021.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 849 kali sebagai jurnal risa by risa saraswati
Baca
+Pustaka
Gairah Memabukkan Selingkuhanku

Gairah Memabukkan Selingkuhanku

Boro-boro nemenin Lukas di sana, kontakan saja terbatas. "Tuh Risa. Niat banget, neng… Pake dress cantik gitu. Kita rayain cuma bertiga gini doang." Hanif menepuk sofa di sampingnya, mempersilakan Risa duduk. Risa mengenakan floral dress selutut didominasi warna biru langit. Rambut sebahunya dia atur dengan model curly. Risa segera mengambil buku menu dari atas meja. "Buat di medsos dong. Harus cakep. Udah kece belum aku? Make up ini pas, kan?"
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 635 kali sebagai jurnal risa by risa saraswati
Baca
+Pustaka
Sistem Cha-boel 69:  Pemuas Wanita Cantik

Sistem Cha-boel 69: Pemuas Wanita Cantik

jawab Risa. Indera perasa dan jari Rian kembali bergerak, seolah sedang membuat peta agar tidak tersesat. Setiap sentuhan indera perasa ke luit yang mulai terasa hangat itu, membawa suara desahan yang memacu gelombang gairah yang membara. "Aku masukin sekarang, ya," bisik Rian dengan suara sedikit serah. "Aaah." Risa merintih ketika Jaka mulai mlesak ke dalam kawah.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai jurnal risa by risa saraswati
Baca
+Pustaka
MATI RASA

MATI RASA

Aku tu sakit tau kamu giniin! Terdengar suara lirih disertai Isak tangis dari Nadira wanita yang berprofesi sebagai model karena wajahnya yang cukup manis, dengan perawakan tubuhnya yang seksi dan selalu tampil modis.Telepon masih tersambung namun tidak terdengar suara apapun kecuali tanisan Nadira, membuat Farhan merasa bersalah atas ucapannya yang kasar pada kekasih hatinya itu.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai jurnal risa by risa saraswati
Baca
+Pustaka
Semua Perempuan Itu Mengejarku

Semua Perempuan Itu Mengejarku

Terpaksa, Doni hanya bisa bimbingan satu dosen saja. “Iya bu, Saya sudah mulai submit abstrak beberapa jurnal, semoga segera ada balasan.” Ucap Doni seraya menunjukan e-mail terkirim. “Jurnal SINTA berapa itu?” “SINTA 3 dan 4 bu. Belum ada balasan.”
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai jurnal risa by risa saraswati
Baca
+Pustaka
Ojol Simpanan Artis Cantik

Ojol Simpanan Artis Cantik

Di belakang kami, Ciska, Mayden, dan Sora berjalan dengan langkah penuh percaya diri sebagai tim manajemen. "Lihat itu! Itu cowok yang kemarin viral digandeng Diva!" bisik salah satu wartawan di barisan depan, tangannya sibuk membidik kameranya ke arahku. "Gila, gagah banget! Nggak kelihatan kayak mantan ojol sama sekali kalau udah pakai jas begini!" sahut wartawan lain di sebelahnya. Aku terus berjalan melewati karpet merah, melempar pandangan lurus ke depan. Di sudut barisan belakang jurnalis, mataku menangkap dua sosok yang sangat kukenal. David dan Risa.
10.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai jurnal risa by risa saraswati
Baca
+Pustaka
Perawan Rasa Janda

Perawan Rasa Janda

Aku mendengus sebal melihat ekspresi Nita saat ini yang menampakkan kepongahannya di hadapanku. Tapi di tengah pembicaraan kami mendadak seorang ART tampak tergopoh-gopoh mendekati Tante Risa dan membisikkan sesuatu. Segera setelah itu Tante Risa langsung pamit. Gamal hanya menatap sekilas pada uminya itu tanpa bertanya apa yang terjadi. Bahkan lelaki itu pun ikut bangkit. “Aku ke ruang kerjaku sebentar, ada yang harus aku ambil.”
1038.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai jurnal risa by risa saraswati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status