Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

terang ayahnya. “Baiklah, ini terdengar menakutkan. Kau tahu apa yang akan terjadi selanjutnya?” tanya Kayla. “Tak ada cara lain. Ini satu-satunya jalan yang tercepat. Saat ini kita tak bisa menghubungi masa depan. Kalau toh bisa, kapan? Ratusan tahun lagi? Itu akan membuang waktu yang sia-sia. Fokus saja kepada misimu. Aku akan fokus kepada misiku agar bisa memperbaiki mesin waktunya,” terang ayahnya.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai just a matter of time
Baca
+Pustaka
Terjebak Pernikahan Kontrak

Terjebak Pernikahan Kontrak

Dari caranya tidak mau dipotong saat mengobrol. “Kamu selalu to-the-point gini, ya?” Bara menarik salah satu ujung bibirnya. Pandangannya tidak lepas menatap Layla. “Lebih tepatnya nggak suka basa-basi dan nggak suka mengulur banyak waktu. Karena saya penganut time is precious. Jadi, bukan time is money lagi.” Bara terkekeh dan mengangguk-angguk paham. “Oke. Ada perjanjian khusus untuk ini?”
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai just a matter of time
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Di ruang rapat tertutup lain, seseorang berkata: “Kita tidak bisa menunda terlalu lama.” Yang lain menjawab: “Kalau kita menetapkan tenggat, kita membuka banyak pintu lama.” Dan seseorang akhirnya berkata pelan: “Atau kita biarkan satu orang itu membuka semuanya.” Jam tanpa angka terus berdetak. Dan untuk pertama kalinya, waktu tidak lagi sepenuhnya milik ketertiban.
961 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai just a matter of time
Baca
+Pustaka
The Peacemaker

The Peacemaker

Kali ini, waktu adalah musuh mereka. ***
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai just a matter of time
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
SenyaSSM
Arga hidup kembali, ketika Sando juga datang di waktu yang tidak tepat. Astaga cinta merumitkan ini benar-benar membuat penasaran. Nunggu kelanjutan kisah 7 aliansi menyelamatkan, siapa kira2 yang dipilih maya sih?
Lyren Kael
Penindasan di mana pun memang akan selalu melahirkan dendam. Novel ini sangat menarik mengisahka Arga sang Peacemaker membalikkan keadaan dan tambah seru lagi karena dibalut dengan cinta segitiga. Wah seru thor, nagih ceritanya...
Baca Semua Ulasan
Rasa Tanpa Batas Waktu

Rasa Tanpa Batas Waktu

ujar Pak Hendro. "Ya sudah ya. Urusan kita hari ini sudah selesai. Tapi ingat... tiga bulan lagi, kalau bayar sewa kontrakan harus tepat waktu. Jangan nunggak-nunggak lagi," pesan Pak Hendro sebelum meninggalkan rumah.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai just a matter of time
Baca
+Pustaka
Kembali Bersama Waktu

Kembali Bersama Waktu

lanjut Awan “Jadi begitu rupanya. Entitas mandiri dari ingatanmu yang sepertinya menarikmu kembali, ditambah pergerakan waktu yang berselisih sehingga semesta melakukan hal yang membuat semuanya berjalan semestinya.” Resi Sangkala mengelus janggutnya yang panjang. “Maaf kalau aku menyela, aku hanya tak memahami semua yang terjadi di sini,” kata Patik diangguki oleh Dayu.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai just a matter of time
Baca
+Pustaka
Seandainya Waktu Bisa Kembali

Seandainya Waktu Bisa Kembali

Dia langsung mengirim pesan suara dengan nada dingin dan penuh emosi. “Laura, kau belum puas ngamuk, ya? Lihat rumah ini, sudah berantakan seperti apa? Aku belum sempat menuntut kau, malah kau yang kabur duluan. Aku kasih waktu satu jam! Kalau kau nggak pulang, kita cerai!” Cerai? Bagus sekali. Seandainya dulu Andrew mengatakan ini padaku, mungkin aku akan langsung menyetujuinya. Dengan begitu, aku tak perlu berakhir seperti ini.
50.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai just a matter of time
Baca
+Pustaka
JODOH TAK TEPAT WAKTU

JODOH TAK TEPAT WAKTU

Ditatapnya wajah Fahri yang tampan itu. "Kita masih punya banyak waktu, Beb," bisik Adel. "Mungkin waktu seribu tahun nggak akan cukup buat aku melalui hidup sama kamu, Del. Aku sayang banget sama kamu," Adel langsung mencibir. "Yakin? Kitakan baru menikah dua minggu, wajar kamu ngomong begitu. Coba sepuluh tahun kemudian, apa kamu masih bisa ngomong kayak gitu ke aku? Apalagi kalau nanti aku udah melahirkan terus aku gendut, aku nggak seksi lagi, nggak cantik lagi, dasar lelaki!" Adel menepuk dada Fahri dan menjauh. Dia berdiri menghadap kota Zurich sambil bersidekap.
1020.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 656 kali sebagai just a matter of time
Baca
+Pustaka
Batas Waktu

Batas Waktu

Aqilla memantaskan diri di depan cermin. Gadis cantik itu tampak menawan menggunakan striped colorful lengan panjang yang dipadukan dengan wide leg jeans. Ia memulas tipis lipgloss di bibirnya yang sudah merah alami. Rambut sebahunya sengaja diurai, menambah aura gadis itu yang semakin terpancar. Aqilla melihat jam diding yang tertempel manis di dinding kamarnya yang bernuansa kuning dan cokelat dengan lukisan bunga matahari di beberapa bagian. Jam sudah menunjukkan pukul 8, tetapi cowok itu belum datang juga sampai sekarang. Ia berdecak sebal sambil memainkan handphone ditangannya.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai just a matter of time
Baca
+Pustaka
Turn Back Time

Turn Back Time

ucap Marshal. "Masalahnya keluar dari trauma itu enggak segampang membalikkan tangan, Marshal. Kemungkinan butuh waktu yang cukup lama," sahut Yudha yang sedari tadi menyimak pembicaraan mereka berdua. Marshal menghela napas panjang. “Andaikan ada mesin pemutar waktu, akan kukembalikan segalanya pada malam itu. Astaghfirullah ....” "Sekarang kamu menyesal karena sudah menyakiti Karinaz ‘kan?" celetuk Yudha dengan sedikit mengejek.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai just a matter of time
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status