Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

Namun, begitu ujung jarinya menyentuh kulit itu, seluruh tubuhnya tersentak mundur seolah tersengat listrik. Sentuhan itu .... Bukan suhu tubuh manusia. Melainkan suhu besi! Suhu batu! Suhu benda mati yang dibiarkan semalaman di udara musim dingin. "Eki." Suara Kak Bobby terdengar dari belakang, serak hingga nyaris tidak dikenali. "Bagaimana ... keadaannya?" Eki masih setengah berjongkok. Tangannya menggantung di udara tanpa bergerak sedikit pun.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
RAYUAN PANAS MODEL ANTAGONIS

RAYUAN PANAS MODEL ANTAGONIS

Tangan Raka meraih pengait milik Cila. Klik..... Penutup itu terlepas, di depan mata Raka terlihat dua buah benda kenyal yang puncaknya sudah menegang. Perlahan wajah Raka mendekat ke arah dada Cila , tubuh Cila merinding ketika hembusan napas Raka yang panas mengenai kulitnya yang putih. "Argh...... Raka....." Cila memekik tertahan ketika mulut Raka sudah melahap salah satu benda bulat dan kenyal itu. Sedangkan tangan tangan yang satunya sudah bergerak liar di benda yang sebelahnya.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
DENDAM ISTRI TARUHAN

DENDAM ISTRI TARUHAN

Kevin mengeluarkann satu-persatu barang yang ada di dalamnya. Sesuai dugaannya ketika menggoyang kotak tersebut, semua element yang dia katakan benar. Namun itu hanya bahan dasaranya. “Apa ini?” Ia meneliti benda terbuat dari plastik lengkap dengan lensa kaca. “Kamera?”
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 613 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Sang Raja Teknologi

Kebangkitan Sang Raja Teknologi

Cahaya ruangan redup membuat benda itu berkilat samar. “Tim kami menemukan beberapa benda ini di lokasi kecelakaan,” katanya pelan. Raven menajamkan pandangannya. Kinar menaruh benda-benda itu di atas meja logam, potongan kaca, serpihan bodi mobil, pecahan plastik hitam. Tapi di antara puing-puing itu, ada satu benda kecil yang berbeda. Tirta mendekat ke layar, alisnya mengernyit. “Tunggu… apa itu… SD card?”
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

Sebuah benda tipis terjatuh dari sela-sela lipatan sapu tangan tersebut, Rimba memungutnya dari lantai. Bola mata Rimba melebar tak percaya mendapati sobekan kertas kecil dengan tulisan awut-awuttan, tapi untung masih bisa dibaca. Rimba membaca sekali lagi secara perlahan, menajamkan penglihatanya. Namun tulisan itu masih tetap sama. Temui gue di atap besok. ========================== ============== Salam hangat dari perempuan yang hobi gantungin
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
Festival Kembang Api

Festival Kembang Api

Pesta Nina berakhir dengan baik. Ini hari kedua aku berada di rumah Nina. Lupakan soal benda-benda yang memberiku infomasi. Ya. Aku bisa mendengar benda berbicara. Bisa tahu lewat sentuhan. Sayangnya aku tidak bisa mengetahui pikiran manusia dari menyentuh mereka. Mungkin jika bisa aku boleh dikatakan sangat beruntung? Tetapi benda yang memberiku informasi tidak semuanya bisa sedetail yang aku mau. Karena benda sendiripun punya ingatan yang ia tak ingin bagi dengan siapapun.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
Sasakala

Sasakala

Dicarinya tisu untuk membersihkan wajah. “ Hasta ” Arka memecahkan suaranya yang serak “ Apa Nyimas masih menulis dongeng ? ” tanya Arka yang berusaha mencairkan suasana. ##
9.82.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

kata Andra menjelaskan. “Wah terimakasih kak, berapa harganya? Biar aku beli satu” tanya Raina. “Nggak usah, ambil aja. Oh iya kamu ada acara hari ini ya? Maaf aku nggak tahu kalau kamu juga ada tamu” kata Andra sambil melirik ke arah Raynal yang masih asik dengan hpnya. “Aku ada tugas kak ke pepustakaan hari ini” jawab Raina sembari menengok ke arah Raynal yang tadi sempat ia lupakan.
18.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 708 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Objek itu tergeletak tidak jauh dari lubang ledakan, dikelilingi oleh pecahan kayu jati. Raka melepaskan diri dari Kirana, merangkak menuju benda itu. Itu adalah cempala Ki Anom.
794 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status