Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Main Gila Satu Malam Bersama Menantuku

Main Gila Satu Malam Bersama Menantuku

Aku ini mertuamu! Namun menantuku bagaikan kesetanan, tidak mau berhenti sebelum keinginannya terpenuhi. Sedangkan aku ini hanyalah wanita lemah yang tak berdaya, bagaimana mungkin bisa menang melawan pria kekar berotot besar yang selalu fitness setiap hari sepanjang tahun ini. Perlawanan aku bisa dibilang tindakan sia-sia.
21.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 570 kali sebagai kadang ku kuat setegar karang
Baca
+Pustaka
Make A Wish (Indonesia)

Make A Wish (Indonesia)

Saat ini aku sedang mengumpulkan keberanian berkat keinginanku yang tidak ingin mati. “Lo pikir gue bakal takut?” dengan susah payah akhirnya aku bisa berdiri. Meskipun kakiku lemah dan bergetar, setidaknya aku sudah lebih kuat. “Gue nggak takut sama lo,” kataku sambil memperlihatkan seringai tajam. Happy Reading
1022.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 729 kali sebagai kadang ku kuat setegar karang
Baca
+Pustaka
AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

"Kamu masih kuat jalan kah? Aku kok liatnya susah ya." "Haha. Aku yang hamil biasa-biasa aja lho. Cuma kalau sesak kalau malam." "Apa nggak ambil cuti aja. Udah bulannya kan?" "Habis tutup buku aja biar kamu nggak bolak balik nelpon kalau aku cuti." "Kuat sekali anda." "Harus dong. Strong womanlah kita." Dan aku tersenyum mendengar semangat kawanku yang satu ini.
9.347.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kadang ku kuat setegar karang
Baca
+Pustaka
SEMALAM DENGAN PREMAN

SEMALAM DENGAN PREMAN

Sendiri, sepi. Carissa membuang napas pelan, menyeka sudut matanya yang tiba-tiba jatuh saja. Dasar cengeng! Kenapa pula ia harus menangis? Bukankah dunia sedang mengajarkan dirinya untuk ikhlas? Menerima setiap keadaan? Dan ... bukankah dunia sedang mengajarkan arti kekuatan? Bahwa dibalik lemahnya diri saat ini, Tuhan selalu membersamai dalam setiap langkahnya. Memberi kekuatan sampai bisa berdiri di atas kaki sendiri. "Kamu kuat, Risa. Ya, kamu kuat!" ucapnya menguatkan. Namun, sekuat apapun manusia, pasti ada titik di mana ia lemah, terpuruk.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai kadang ku kuat setegar karang
Baca
+Pustaka
Menjadi Kuat Setelah Ditinggalkan

Menjadi Kuat Setelah Ditinggalkan

Joseph memandang mereka tapi Joseph tidak peduli. Dengan sekuat tenaga Fransiska menepiskan tangan itu. "Cih! Kamu sombong sekali? Bergabunglah bersama kami kamu pasti akan senang!" "Aku tidak akan pernah bergabung dengan orang-orang kotor seperti kalian!" Fransiska mendengus kesal. Joseph berdiri dan mendekati Fransiska, "kalau kamu tidak mau bergabung masuklah ke dalam kamar dan jangan membuat hal-hal yang memalukan!"
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai kadang ku kuat setegar karang
Baca
+Pustaka
Nafkah yang Keliru

Nafkah yang Keliru

Bahkan dari pada merasa senang, Lara lebih cenderung tak suka dengan apa yang baru saja kuucapkan. “Kamu kuat naik motor ‘kan?” “Nyuci pakaian tetangga juga kuat.” “Iya, Akang tahu kamu kuat.” “Kalau enggak kuat anak-anakku enggak makan.” “Iya, Akang salah! Ayo naik motornya.”
1084.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kadang ku kuat setegar karang
Baca
+Pustaka
Fitnah Di Hari Pernikahanku

Fitnah Di Hari Pernikahanku

Entah mengapa momen saat ini malah terasa berubah menjadi lebih emosional. “Mama nggak mau lihat kamu sedih-sedih lagi, kamu harus jadi wanita kuat dan lebih tangguh lagi. Jangan jadi perempuan yang lemah jika ditindas. Kamu bisa jadi wanita tangguh, Ki. Janji ya!” kata mama sembari mengusap punggungku. “I-iya, ma.” Kata-katanya membuatku semakin tergugu, tak pernah ada orang yang mengatakan ini selama keergian bunda.
9.329.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 897 kali sebagai kadang ku kuat setegar karang
Baca
+Pustaka
Lembah Awan Berkabut

Lembah Awan Berkabut

“Aku gagal, Xiao Er. Aku tidak bisa melakukannya.” “Pasti bisa,” jawab Ling Er dengan keyakinan polos seorang anak. “Kakak adalah orang terkuat yang aku kenal. Dulu waktu di desa, Kakak selalu bisa mengangkat karung beras yang paling berat. Mungkin… mungkin Kakak hanya mencoba terlalu keras.” Ling Yue menatap adiknya. Kata-kata sederhana itu, “mencoba terlalu keras,” entah bagaimana terasa benar. Ia selalu mencoba mengendalikan, memaksa pikirannya untuk diam.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai kadang ku kuat setegar karang
Baca
+Pustaka
Aku Dimanfaatkan Mertua dan Suamiku

Aku Dimanfaatkan Mertua dan Suamiku

“Mba, aku enggak kuat lagi ... tolongin aku. Aku enggak mau lagi disiksa ibu dan Bang Teguh. Aku ingin kuat kayak Mba Gina, aku mau sukses biar bisa pergi dari mereka, Mba.” Kurasakan pelukan Adinda kian menguat, meski aku berusaha untuk melepaskan diri, nyatanya kekuatan Adinda jauh lebih besar. Hidup yang sulit dan bekerja terlalu keras setiap harinya membuat tubuh Adinda kuat dan kasar.
9.5174.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai kadang ku kuat setegar karang
Baca
+Pustaka
Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan

"Ayo Na, berkuat Na. Ngeden yang kuat, Na!" "Aaahhh, Na nggak kuat, Mak." lemas, Kakak mengungkapkan perasaannya. "Aaakkk … Hah, hah, hah …!" "Kuat Na, Allah yang kuatkan!" tukas Mamak penuh semangat. "Ayo, tarik napas panjang, Na. Lepaskan lewat mulut, berdoa dalam hati. Tunggu sampai mulas lagi, baru ngeden lagi, ya?
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai kadang ku kuat setegar karang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status