Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Pilihan Ibu

Istri Pilihan Ibu

ISTRI PILIHAN IBU Bab 25 Haris Geram Seorang pria muda berbadan tinggi, tegap, berkulit agak gelap dan berambut ikal cenderung keriting beberapa kali melewati depan rumah Sadewa dengan mengendarai sepeda motor, seperti tengah memantau dan mengawasi rumah bercat biru langit, tempat tinggal Gemi. Pria itu adalah Haris. Ia merasa Gemi seperti menyembunyikan sesuatu darinya. Firasatnya mengatakan ada yang tidak beres dengan pernikahan sahabatnya itu. Pernikahan dadakan karena perjodohan. Haris tidak melihat aura bahagia yang biasanya terpancar dari sepasang suami istri yang baru menikah. Tatapan Gemi selalu terlihat sendu.
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai kado biru istriku
Baca
+Pustaka
Istri Pilihan Oma

Istri Pilihan Oma

Zahra menatapnya dengan tatapan gugup—bukan karena pakaian-pakaian indah itu, melainkan karena genggaman tuan Arya yang masih tak kunjung terlepas. “Coba lihat yang ini,” tuan Arya mengambil sebuah dress sederhana berwarna biru muda, lalu mengulurkannya ke Zahra. “Aku rasa warna ini cocok denganmu.” Zahra menerima dengan ragu, jari-jarinya nyaris menyentuh tangan tuan Arya. “Tapi… Mas, ini terlalu—” “Tidak ada terlalu,” potong Arya cepat, nada suaranya tegas tapi tetap hangat.
794 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kado biru istriku
Baca
+Pustaka
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Fix, ini udah masuk level krisis. “Ma, tahan amarah, dengerin aku dulu ya—” “Dengerin kamu?!” Mama menatapku tajam. “Dek, kamu baru saja bilang di depan pengunjung cafe, bahwa kamu calon istri KAIS!” Aku menunduk, pura-pura melihat kuku biar nggak kena tatapan maut. “Tapi ‘kan aku berusaha jujur, Ma.”
1017.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 650 kali sebagai kado biru istriku
Baca
+Pustaka
Mereka Bilang Kakakku Pelakor

Mereka Bilang Kakakku Pelakor

Biru segera menarik tangan Kia ke dalam. "Seharusnya kamu membiarkan aku yang menjawabnya." "Dan membiarkan kamu jambak-jambakan dengan ibu itu, astaga mau di taruh di mana mukaku kalau ada yang memviralkan calon istriku sebar-bar itu, mana judes lagi." kata Biru. Kia melotot tapi Biru malah tertawa ngakak. Sebentar lagi kehidupan baru mereka akan dimulai.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai kado biru istriku
Baca
+Pustaka
Mendadak dipinang Ustaz Idaman

Mendadak dipinang Ustaz Idaman

Chacha dan Nara ada salah satu di antara mereka. Tidak jauh dari tempat mereka, Birru baru saja memarkirkan sepedanya. Ia memilih tidak lari tapi bersepeda yang lebih mudah, karena memang tidak suka lari tapi demi menguntit sang istri ia rela cosplay menjadi atlit dadakan.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai kado biru istriku
Baca
+Pustaka
Simpanan Ayah Mertua

Simpanan Ayah Mertua

Dan Naya berani bersumpah, ia tidak pernah sekalipun bermimpi bisa berada di situasi ini. "Baiklah. Tiga pasang. Saya akan ambil tas tangan yang warnanya senada dengan itu." Rendi menunjuk satu wedges dengan tumit lima sentimeter, ankle strapless berwarna coklat dengan tali hitam, dan flat shoes berwarna maroon. "Dua hari lagi kami akan datang lagi. Saya harap ada model baru untuk istri saya ini."
1038.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kado biru istriku
Baca
+Pustaka
Kusesali Usai Istriku Pergi

Kusesali Usai Istriku Pergi

Udara dingin menyambutku begitu kaki menginjakkan lantai dengan karpet tebal, udara di ruangan ini lebih dingin di banding suhu di ruangan yang kulewati tadi. “Mas Andra,” panggil Sania. Wanita itu duduk di salah satu kursi dengan mengenakan gaun berwarna biru muda yang menampakkan Sebagian bahunya. Hingga tubuh kurusnya semakin jelas kelihatan, dengan tulang yang menonjol di bahunya. Aku tidak tahu apa yang dia pikirkan ketika memilih gaun itu. Andai saja dia memakainya ketika velum sakit, mungkin akan membuatnya terlihat sangat seksi, namun sekarang ….?
8.941.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kado biru istriku
Baca
+Pustaka
ISTRI SEMPURNAKU

ISTRI SEMPURNAKU

Namun wanita tadi hanya bersikap biasa. "Kenalin Bu Guru, saya Yaqin dan ini istri saya, Nurul Aini," ujarku mengenalkan istriku. "Salam kenal, Pak, Bu. Saya Nadia, guru sekaligus kepala PAUD yang baru dimana putri Bapak dan Ibu sekolah. Langsung ke inti saja ya, Pak, Bu, saya mau bilang kalau belakangan Pita sangat murung. Ia juga sering menangis. Dia juga makin temperamen. Tadi dia sempat mendorong temannya dengan kasar hingga lutut anak itu berdarah," ujar guru bernama Nadia itu.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai kado biru istriku
Baca
+Pustaka
Istri Kakakku Selalu Menangis

Istri Kakakku Selalu Menangis

Kak Heru terlihat sibuk dan dari gelagatnya ia hendak pergi. “Kakak mau ke mana?” “Mau pergi sebentar. Kamu mau titip apa? Nanti Kakak beliin.” “Beliin buah pir aja, Kak,” pintaku asal karena memang tak berselera makan apa-apa. “Kalau kamu mau apa?” Kini gantian Kak Heru menanyai pada istrinya. “Mas, beneran nawarin? Kalau begitu belikan aku kain kafan.”
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai kado biru istriku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status