Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
HALCYON

HALCYON

tanya Susan yang baru keluar dari arah dapur lengkap dengan apron masak dan sutil di tangan kanannya. “Saya Kaivan Bu, teman kerjanya Nara” Kaivan menyalami Susan sembari meperkenalkan namanya. “Oh nak Kaivan ini kerja di Kafe kayak Nara to, ayo ayo silahkan duduk. Sebentar ya ibu selesaikan masaknya dulu, nanti jangan buru-buru pulang kita makan malam bersama dulu mumpung Nara dirumah”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as kafe sawah
Read
+Library
Kemilau Senja

Kemilau Senja

Mereka semua memang sangat dekat denganku, tapi yang lebih ingin selalu aku manja adalah Ayu, terlebih karakternya juga mirip denganku, jadi kami selalu merasa cocok. Pak Rahardi 'ayah angkatku.' Beliau bekerja di perkebunan milik pribadi warisan dari kedua orang tuanya yang beliau kelola dengan adik beliau, aku memanggilnya Paman Sam. Namanya adalah Sampurnawan Adji Wijaya, panggilan akrabnya adalah Paman Sam.
1011.0K viewsOngoingAdded to Library 372 Times as kafe sawah
Read
+Library
Pesanku di Grup Chat Keluarga Tak Pernah Dianggap

Pesanku di Grup Chat Keluarga Tak Pernah Dianggap

Aku dan Sisil istirahat agar besok lusa bisa fresh saat kerja. Keesokannya, pagi-pagi sekali, Umar dan Ria mengajak jalan ke lokasi indah dekat pembangunan proyek. Disana ada sebuah kafe yang menyajikan aneka variasi kopi dan cemilan. "Kabarnya kafe ini milik Irfan. Tapi gak tau juga benar apa tidaknya," kata Umar. "Nanti coba tanyakan pada Zach, mungkin dia tau," lanjut Ria.
1024.3K viewsOngoingAdded to Library 728 Times as kafe sawah
Read
+Library
Malam Pernikahan Yang Terenggut

Malam Pernikahan Yang Terenggut

Rasa itu, akhirnya berubah menjadi obsesi yang berujung dendam dan benci. Ingatan Sarah kembali pada moment awal mula munculnya perasaan itu pada Kavi. Ia berada dalam satu lingkungan dengan kafe yang dikelola oleh laki-laki itu. Tempat tinggal Sarah tak jauh dari sana. Ia kerap datang untuk mengerjakan tugas kuliah atau sekedar menikmati sarapan dan makan siang. "Siang, Kak. Silahkan, ada menu baru di kafe kami," ucap seorang pelayan yang menyambut kedatangan Sarah. Laki-laki itu membawa buku menu, lalu meletakkannya di depan Sarah.
5.5K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as kafe sawah
Read
+Library
PESONA KAKA IPAR

PESONA KAKA IPAR

Meja makan yang terisi, tapi sunyi. Kak Arman duduk dengan mata terpaku pada layar ponsel. Sona menyajikan sarapan seperti biasa. Ia duduk di seberangnya, menunggu respons yang tak pernah datang. Aku duduk paling ujung. Mencoba tak terlihat, tapi terlalu sadar akan setiap gerak mereka. “Tehnya kamu nggak minum, Man?” tanya Sona pelan.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as kafe sawah
Read
+Library
Aku Istri yang Tidak Dianggap

Aku Istri yang Tidak Dianggap

sahutku sekenanya, mengabaikan tawa Riza yang meledak. =============== Setelah berjemur dan membersihkan diri, kami memutuskan untuk minum kopi di Bali Pulina , yang terletak di daerah Tegallalang, Ubud Bali. Tempat ini merupakan agro wisata yang tak hanya memungkinkan kami menyesap kopi luwak segar, namun kami juga diajak untuk tur keliling kebun, melihat luwak, memetik kopi dan menggorengnya.
9.5130.1K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as kafe sawah
Read
+Library
Disayang Bayi Tampan, Dipinang Pamannya yang Arogan

Disayang Bayi Tampan, Dipinang Pamannya yang Arogan

“Mas kok bisa tahu ada cafe sebagus ini? Kemarin aku tanya Kak Ravi tapi dia berkata tidak tahu. Alasannya ke Malang untuk bekerja bukan hunting cafe aesthetic.” “Kak Ravi bilang begitu karena tidak ada teman jalan-jalan. Makanya menyibukkan diri dengan segudang pekerjaan.” Cafe ini benar-benar sangat indah sekali. Dibelakangnya ada sebuah air terjun dan sungai buatan. Banyak juga pepohonan dan hewan— sepertinya pemiliknya satu frekuensi dengan suamiku. “Terimakasih ya, Mas. Aku suka sekali dengan kejutannya.”
1026.2K viewsCompletedAdded to Library 679 Times as kafe sawah
Read
+Library
AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

Nantilah hari minggu, mungkin akan kupanggil tukang yang biasa membantuku membersihkan. Kami tiba di sebuah cafe baru dekat pelabuhan. Sepertinya cafe ini pemiliknya orang makassar. Aneka makanan khas Sulawesi menjadi menu utama di cafe yang berkonsep semi outdoor ini. “Nanti telepon kalau mau dijemput ya. Aku ada urusan sedikit dengan teman di jalan Ahmad Yani.” “Oke.” “Mbak Dewi, dinikmati me timenya sama Hera ya, saya tinggal dulu.”
9.347.9K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as kafe sawah
Read
+Library
DALAM DEKAPAN WANITA MALAM

DALAM DEKAPAN WANITA MALAM

Keyra. Mereka memesan kopi robusta dan camilan khas di kafe lereng merapi itu, pisang goreng dan roti bakar selai kacang. Karyawan kafe itu tampak ramah, sesekali mengajak Damar berbasa-basi ringan. “Pak Damar tumben ke sini padahal bukan awal bulan?” Karyawati cantik yang mengenakan hijab itu bertanya. Senyumnya dibuat semanis mungkin.
9.914.4K viewsOngoingAdded to Library 331 Times as kafe sawah
Read
+Library
Kafan Hitam

Kafan Hitam

Pandangannya sempat tertuju pada kawasan makam, tetapi dengan cepat menoleh kembali ke jalan. “Benar, Kang Aep,” jawab Rojali, “tapi ... ada hal ganjil lain yang saya liat.” “Apa itu?” Aep menipiskan jarak, lantas menyisir pandangan ke sekeliling. Persawahan yang biasanya diramaikan aksi cangkul dan lenguhan kerbau, kini hanya menyuguhkan suara gemerencik air. “Saya ... liat kalau kain kafan yang membungkus jenazah ... warnanya hitam,” jawab Rojali.
9.775.4K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as kafe sawah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status