Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Janda kembang high class apa salahnya. “Ndak siap untuk langsung malam pertama, toh, aaa ketahuan dari raut mukanya.” Dih, si bapak penghulu viral. Apaan, malam pertama. Mikir nanti malan makan seblak atau bakso aja aku bingung. Dua-duanya sama-sama enak. “Maklum, Pak, anak saya masih kecil, tontonannya aja Boboiboy kartun setiap hari,” sahut mamaku, buka kartu depan orang.
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 439 kali sebagai kakeknya boboiboy
Baca
+Pustaka
Dear Kakak Kelas

Dear Kakak Kelas

ucap Pace, "setiap manusia wajib berbicara." "Lo waktu kecil dikasih makan apa sama Bokap lo? Logat lo bikin gue stroke," ucap Angga. "Waktu kecil beta makan papeda deng rica-rica. Enak batul .." Pace memegang perutnya, bernostalgia tentang makanan masa kecil. "Pantesan muka lo mirip rantai sepeda," Angga heran. "Papeda, Angga, bukan sepeda," jelas Pace, "Angga tuli, kah?"
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai kakeknya boboiboy
Baca
+Pustaka
Dipaksa Menikahi Pria Cacat

Dipaksa Menikahi Pria Cacat

Ternyata, dia bukan seorang wanita, melainkan lelaki yang memang memiliki wajah cantik. “Aku baru saja pulang dari Thailand, jadi terbawa arus,” kata Bobi melempar wig miliknya di atas meja. “Jadi? Apa yang harus aku lakukan?” tanyanya kemudian. Lelaki muda itu bernama Bobi, dia merupakan petugas audit yang sudah menjadi teman Mark. Bobi berusia dua puluh dua tahun, masih terlalu muda untuk menjadi seorang ahli. Namun, bakat dari lahir memang tidak pernah bisa berbohong.
9.5133.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai kakeknya boboiboy
Baca
+Pustaka
Kakak Laki-Laki Si Bad Boy dari Sahabatku

Kakak Laki-Laki Si Bad Boy dari Sahabatku

Dia memakai kacamata dan terlihat seperti salah satu karakter dari Scooby-Doo. Aku mengeluh sementara gadis-gadis lain tertawa. “Aku menantangmu untuk mendekatinya dan menawarkan malam bersamanya. Hanya beberapa ciuman dan sedikit mesra di sana-sini,” katanya, mengerucutkan bibirnya dan membuat suara ciuman. Kim dan Kendall ikut tertawa. Aku berdiri dan menatap pria itu lagi. Dia bahkan tidak minum alkohol, hanya jus buah dari botol.
581 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kakeknya boboiboy
Baca
+Pustaka
Rekan Kerja Suamiku

Rekan Kerja Suamiku

Robert sengaja membuang muka, lalu membalas ucapan Bobi sambil tertawa. “Kalau Kak Bobi suka tipe yang begini, kapan-kapan kukenalkan juga….” Usai bicara, dia pun menoleh melihatku dan sambil menyengir. “Kak Tesa jangan marah atau cemburu, ya. Laki-laki di luar itu hanya main-main saja, tetap istri di rumah yang lebih penting di hati….” Bobi tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Robert, “Benar! Kak Tesamu sudah ikut denganku bertahun-tahun, tapi satu anak pun nggak bisa dia kasih.”
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai kakeknya boboiboy
Baca
+Pustaka
Kakakku Bukan Kakakku

Kakakku Bukan Kakakku

Ternyata mereka tidak minum obat itu sama sekali, mereka hanya berpura-pura. Mereka membawaku ke suatu tempat. Di sanalah aku mengetahui seluruh kebenaran. Nama asli si palsu itu adalah Andry Jim, dia itu sahabat kakakku. Andry punya pacar yang merupakan primadona di sekolah. Pernah sekali, saat mereka pergi berjalan-jalan, kakakku malah memerkosai si primadona. Si primadona itu bunuh diri dengan meninggalkan surat sebelum bunuh diri.
12.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai kakeknya boboiboy
Baca
+Pustaka
Lady D Milik Sang Penguasa

Lady D Milik Sang Penguasa

"Kau datang untukku… Kau siapa?" Bob tersenyum tipis. "Tentu saja pacarmu, Bodoh." Malam itu, rencananya mungkin berantakan. Tapi setidaknya, ia tahu satu hal pasti—ia akan selalu ada untuk Jean. Bob menyadari bahwa wanita tomboy itu sudah memiliki sepotong bagian besar dalam hatinya. Menaklukkannya di ranjang sesuai saran Yama? Nanti saja! monolog Bob lalu melangkah cepat menuju ke mobilnya.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai kakeknya boboiboy
Baca
+Pustaka
Separuh Jiwa yang Tertutupi

Separuh Jiwa yang Tertutupi

“Restu apa mama? Tanya Bob. (Ibunya melirik ke Zimba.) “Mama jangan salah paham. Kami hanya sebatas teman saja.” “Ibu sudah ada calon menantu yang lain. He he he he.” Zimba tertawa supaya tidak tegang. “Siapa?” (Bob sudah membuat gerak-gerik untuk tidak diceritakan tentang pacarnya akan tetapi Zimba tetap membahasnya.) “Bob belum mengenalinya sama Ibu?” Lanjut Zimba. “Belum. siapa nak?.” "Ada Bu. Mahasiswa kam..." Bob menyumpal mulut Zimba untuk tidak melanjutkan perkataannya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai kakeknya boboiboy
Baca
+Pustaka
Kakakku Yang Berengsek

Kakakku Yang Berengsek

keluh Al. "Gue bukan Boboiboy yang bisa berubah! Gue Rexi Alexa!" bentak Rexi. "Allahu Akbar! Bukan lo yang berubah, Rex! Bukan lo! Tapi, mood lo anak Pak Doddy Sudrajat!" kesal Al yang sudah benar-benar muak. "Kok, disamain sama Mayang anaknya pak Doddy, sih?!" tanya Rexi marah sambil menangis.
9.77.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai kakeknya boboiboy
Baca
+Pustaka
Kebohongan Busuk Suamiku

Kebohongan Busuk Suamiku

Seseorang yang dia anggap seperti ibu kandungnya sendiri. “Mbok ke mana saja? Aku kangen banget sama si Mbok. Ke mana saja si Mbok selama ini?” cecar Gendis dengan wajah yang berbinar. Matanya mulai berembun. Gendis terharu dapat bertemu kembali dengan sosok yang sangat dia sayangi.
6.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai kakeknya boboiboy
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status