Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jerat Candu Tuan Muda Kejam

Jerat Candu Tuan Muda Kejam

Aku menggeleng pelan, lalu menj*lat jari yang semula digunakan untuk menyeka mulut Kang Epen yang belepotan. "Nggak apa-apa." *** Rumah Wa Eti sedang sepi sore ini. Wa Eti dan Fitri yang pergi ke kota sejak pagi untuk berbelanja kebutuhan acara pernikahan masih belum kembali menjelang malam ini. Sementara Kang Epen dan Dara entah ke mana, katanya mau jalan-jalan sebentar sambil merokok dan melihat-lihat kampung. Entah dia memang sengaja memberi waktu untuk kami, entah apa tujuannya. Yang pasti, isi pikiran lelaki itu memang sulit ditebak.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai kampung cerewet
Baca
+Pustaka
Desa Pulo Majeti

Desa Pulo Majeti

Waktunya dihabiskan untuk merenungi apa yang terjadi pada kedua orang tuanya. Hidup Mawar terasa dijungkir-balikkan. Awan hitam seolah terus menaunginya, membuatnya murung dan terjebak dalam stres berkepanjangan. Mawar hanya bisa terus menangis dan tidak tahu mengenai apa yang harus ia lakukan pada hidupnya. Terlebih lagi, para warga Desa Pulo Majeti begitu membencinya. Setiap kali ia keluar, ada saja warga yang meneriakinya ‘anak pesugihan’.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kampung cerewet
Baca
+Pustaka
BUKAN MENANTU KAMPUNGAN

BUKAN MENANTU KAMPUNGAN

Kali ini yang dibuat adalah nasi liwet ala Sunda, dengan isian teri, cabe, rempah-rempah, santan dan Pete. “Cobain, Non.” Aku mencobanya dan memang pak Daman cukup ahli memasak apalagi menurutnya yang dibuatnya selalu masakan kampung, tapi aku suka. “Enak ini pak!” ucapku sambil tak sadar aku tambah kembali diatas piring yang sisa setengah. Pak Daman sepertinya puas aku makan banyak malam ini. Katanya supaya aku bisa cepat sembuh.
9.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai kampung cerewet
Baca
+Pustaka
Keperkasaan Tukang Kebon

Keperkasaan Tukang Kebon

Tapi sekarang. Bojoku Ratih nek deso mesti gak percoyo.. (istriku Ratih di kampung pasti tidak percaya), pikirnya sambil tersenyum kecil. Bahkan di antara sesama pembantu di kompleks perumahan elit ini, kisah seperti ini hanya ada dalam gurauan jorok saat mereka ngopi bareng.
8.8538.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.4K kali sebagai kampung cerewet
Tampilkan Ulasan (56)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Kuranji

Kuranji

Setelah menghabiskan waktu sebatang rokok, Kuranji dan Puti Tan pamit. Perkampungan tersebut hanyalah sebuah kampung kecil. Sepanjang perjalanan, Kuranji menghitung rumah yang mereka lewati, tak lebih dari tiga puluh buah rumah panggung, dengan atap-atap yang runcing seperti tanduk. “Eh, Kuranji … menurut kamu … siapa orang-orang bertopeng itu? Apa mereka komplotan yang sama dengan orang yang menculik kamu dulu?”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai kampung cerewet
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan Preman Kampung Biasa

Suamiku Bukan Preman Kampung Biasa

sahut Bu Asma dengan ketus. Kampung rantau terkenal dengan pekerjaan warganya yang menghalalkan segala cara. Ada yang jadi pengemis, kupu-kupu malam, pencuri, pembegal dan lain sebagainya. Hanya ada satu profesi yang halal di sana yaitu pemulung. Sehingga tidak heran daerah itu terlihat kumuh. Bagi mereka yang penting dapat uang agar bisa makan.
1017.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 596 kali sebagai kampung cerewet
Baca
+Pustaka
Belenggu Cinta Sang Billionaire

Belenggu Cinta Sang Billionaire

Kaivan kembali mengecup kening Krystal sebagai respon dari ucapan terima kasih dari sang istri. Tak berselang lama mobil yang membawa Kaivan dan Krystal telah tiba di Kampung Adat Waru Wora yang terletak di Desa Patijala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat. Ya, pertama kali tiba Kaivan sedikit terkejut. Meski pedesaan. Namun, rumah-rumah adat yang sangat unik dan memiliki budaya kental akan ciri khas dari Indonesia membuat Kaivan mulai menyukainya. Pun sama halnya dengan Krystal yang menyukai rumah adat di Kampung Adat Waru Wora ini. Rumah adat yang berbentuk seperti rumah panggung dan tinggi yang menjulang layaknya menara. Bahkan tadi sebelum memasuki kampung adat ini, Kaivan dan
1044.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kampung cerewet
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta si Kembar Cantik

Jerat Cinta si Kembar Cantik

ucap Helena penuh arti. "Oke, Beetwin dan Beequeen! Bisa disingkat begitu, bukan? Menyenangkan sekali memberi julukan. Tapi kurasa aku dan Dad lebih suka memanggil Serena dengan julukan Bunny, haha!" goda Aiden polos sambil tertawa lebar.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai kampung cerewet
Baca
+Pustaka
Istri Serakah

Istri Serakah

ucapku dengan sorot mata tajam, setajam silet yang siap mengoyak wajah Freya, yang sok cantik itu. "Oh ya? Kau pikir kami takut? Proses peradilan itu berbelit dan tidak mudah, juga butuh biaya tidak sedikit. Aku yakin orang kampung seperti kamu, tidak akan mampu," ejeknya. Kayaknya Freya butuh kaca yang besar, agar dia bisa bercermin. Dia sendiri berasal dari kampung, sok-sok an merendahkan aku dengan mengatai aku orang kampung.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai kampung cerewet
Baca
+Pustaka
Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Ketiga gadis itu berpandangan, lalu menggeleng cepat. "Memang bener begitu, Bu?" tanya Laura penasaran. "Kampung-kampung di Negeri ini kan beda-beda. Ada yang masih tradisional, terbelakang, terpencil dan terluar juga. Tapi banyak juga yang masih status kampung, tapi mulai tersentuh gaya hidup modern. Kalau di kampung ibu memang tidak ada warung nasi. Sekali seminggu ada yang jual lontong sama pecal. Jadi, benar kata Santi, kalau gak masak ya numpang ke rumah mertua aja," kekehku karena melihat mulut mereka membulat. Begitu menjiwai semua ucapanku. Mereka jadi ikutan tertawa.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai kampung cerewet
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status