Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta di Antara Sawah

Cinta di Antara Sawah

“Kepepet itu seperti masuk kandang macan, tahu bahaya tapi gak bisa lari.” — Peribahasa Jawa, Sidomulyo Sore di Sidomulyo terasa gerah, matahari merah di ujung sawah bikin bayang-bayang panjang di pasar desa. Bau ikan asin dari lapak Mbok Sari bercampur aroma minyak goreng dan ketan kukus dari warung makan. Pedagang masih teriak nawarin dagangan, dari pisang goreng sampai kaset dangdut Rhoma Irama yang laku keras. Radio tua di warung Pak Haji main lagu “Begadang,” bikin suasana penuh nostalgia 80-an.
786 viewsCompletedAdded to Library 21 Times as kampung karet berkah
Read
+Library
Gairah Liar Atasanku

Gairah Liar Atasanku

Padahal maksud Renata adalah Kompleks elit samping Kampung A, mendengar jawaban Renata membuat mama muda yang bertanya mencibirkan bibir, dia tahu kalau orang-orang dari kampung A merupakan orang-orang kismin yang kebanykan suaminya hanya bekerja di pasar tak jauh dari kampung. "Oh kampung A, memangnya kamu sanggup membayar uang sekolah disini? kan disini sekolah elit," tanya mama muda lainnya.
9.81.6M viewsCompletedAdded to Library 62.1K Times as kampung karet berkah
Show Reviews (76)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Ayda Ghidook
Pengorbanan demi orang yg dicintai, suatu saat kamu menemukan kebahagiaan yg sesungguhnya, semoga pengorbananmu tidak sia2 Rena .. good Ces moga harimu menyenangkan jangan lupa lihat kiri kanan biar enggak kepentok nulisnya lanjutttt. Ceritanya seru dan menarik buat di kunjungi para pemirsa Reader.
Read All Reviews
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sementara itu, jauh dari kemewahan kediaman keluarga Mahesa, suasana berbeda justru menyelimuti sudut lain di Zona Bayangan. Sebuah pabrik pengolahan karet tua berdiri sunyi di area terpencil, bangunannya kusam dipenuhi karat dengan aroma karet lembap bercampur oli mesin yang mengendap tebal di udara. Beberapa lampu darurat menggantung miring di antara balok baja tua, cahayanya berkedip tidak stabil hingga membuat bayangan orang-orang di bawahnya tampak bergerak samar seperti hantu.
1011.5K viewsOngoingAdded to Library 254 Times as kampung karet berkah
Read
+Library
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Aku dan suami sudah menggarap ladang milik Mas Rahman usai kami beli dari Kang Handoyo. "Mas, aku mau bayarin kambingnya si Parmin, kambing mandul. Lumayanlah nanti di sembeleh untuk lauk selamatan empat puluh hari Yazid 'kan hampir sampai." Aku sibuk menata getah karet kedalam kotak. "Ide bagus, Dik. Semoga Yazid tenang disana, ya!" Mas Rahman hendak melanjutkan pekerjaannya lagi. Hari ini kami mulung (manen) hasil getah karet milik sendiri. Alhamdulillah hatiku senang sekaligus bersyukur atas kembalinya hak kami.
7.840.6K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as kampung karet berkah
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Sesepuh desa menggeram jengkel sambil menjulekkan kepala orang kurus itu, "Kampret! Ada orang memanggil nama temannya dikabarkan ada bencana banjir datang! Dasar kuping terowongan!" Pendekar Kera Sakti dan Katok Banjir tertawa cekikikan. Orang kurus itu kemudian diuber-uber orang satu desa karena dituduh membuat ketegangan yang menghebohkan masyarakat. Sedangkan Baraka dan Katok Banjir segera meninggalkan desa itu menuju Bukit Jengkal Demit. Ada apa di Bukit Jengkal Demit?
1028.3K viewsOngoingAdded to Library 933 Times as kampung karet berkah
Read
+Library
Kecantol Cinta Janda

Kecantol Cinta Janda

Tapi rumah yang mungkin bisa membuatnya betah lebih dari sekadar mampir. Pagi datang dengan langit cerah dan aroma wangi dari dapur rumah Melon. Di teras kecil yang dipenuhi tanaman dalam pot warna-warni, meja kayu lipat sudah dipenuhi sajian sederhana: nasi goreng kecap dengan irisan telur dadar, kerupuk, dan dua cangkir teh panas. Kiwi duduk di sana, masih mengenakan celana training dan kaus oblong bertuliskan “Sarapan Adalah Hak Asasi”.
10778 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as kampung karet berkah
Read
+Library
KAU CAMPAKKAN DIRIKU

KAU CAMPAKKAN DIRIKU

Belum lagi, beberapa hektar kebun sawitan usaha sampingannya itu. "Ya sudah,mang Seto jadi gak punya teman di kedai biasanya kamu yang bantu dan temani mamang". Kekehnya mang Seto. "Dih... Biasanya di temani sama aku,mas. Gabbar, bakalan ke sini lagi kan? Kalau sudah selesai panen padinya, anggap cari calon istri". Sahut istrinya mang Seto, cengengesan menggoda keponakan suaminya itu.
92.6K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as kampung karet berkah
Read
+Library
Tunggu Pembalasanku, Mas!

Tunggu Pembalasanku, Mas!

Di sepanjang jalan banyak ditumbuhi pohon karet dan pohon kelapa sawit. Tak terasa, akhirnya mobil travel yang aku tumpangi ternyata sudah tiba di kota Pangkalpinang. 'Negeri Serumpun Sebalai', merupakan semboyan dari kota Pangkalpinang, kepulauan Bangka Belitung. Ah, rasanya aku sudah tidak sabar, ingin segera tiba di rumah Tante Zamila.
1034.5K viewsOngoingAdded to Library 1.0K Times as kampung karet berkah
Read
+Library
Jerat Cinta si Kembar Cantik

Jerat Cinta si Kembar Cantik

Serena kini sedang berada di sebuah rumah peristirahatan yang terletak di pedesaan indah dan terlihat nyaman di daerah pinggiran perbatasan kota yang sibuk setelah Julien menjemputnya. Mereka berkendara sekitar satu jam dari kampusnya untuk mencapai Hampstead, tempat di mana rumah peristirahatan milik klien Julien berada. Hampstead merupakan salah satu desa di sudut London yang banyak memiliki bangunan-bangunan indah.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as kampung karet berkah
Read
+Library
MEMBESARKAN BENIH MANDOR BERSAMA SUAMIKU

MEMBESARKAN BENIH MANDOR BERSAMA SUAMIKU

Nirmala melesat masuk dan kembali dengan Dinata yang terpaksa harus bangkit dari mimpinya guna mengunci pintu. “Ayo kita berangkat!” ajak Nirmala. Mereka berjalan menapaki jalan setapak, membelah atmosfer dingin. Bisa dibayangkan, bagaimana bekunya hawa di kampung yang memiliki perkebunan karet ratusan hektar milik pemerintah itu. “Mala kamu kok mau sih ikut kita begini?” tanya Meni di sela-sela langkah kakinya yang besar.
10759 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as kampung karet berkah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status