Kesempatan Kedua untuk Saling Menemukan
Mau tidak mau, dia harus menghadapi Dinda, sekali lagi,
“Assalamu’alaykum.”
“Wa’alaykumussalam, Put. Bagaimana? Aku menagih, nih.”
“Dinda, aku minta maaf. Aku lupa,” ucap Putri, tanpa semangat. “Gampang banget, tinggal bilang iya, kan?”
Ya Allah Dinda, itu tidak semudah itu.
“Lho, kok, malah diam? Atau begini saja, aku minta kak Baim langsung menemuimu, Put. Bagaimana?”
Hot Chapters