Suami Menikah Lagi, Aku Memilih Pergi
Kanina menarik napas pelan, lalu kembali tersenyum—senyum kecil yang tipis, hampir tak terlihat, tapi cukup untuk membuat udara terasa lebih dingin.
“Tentu,” jawabnya lembut, suaranya stabil seperti permukaan air yang tak terganggu. “Aku sangat tahu diri dan sadar posisiku.”
“Tapi...” Kanina berhenti sejenak, membiarkan jeda itu menggantung.
Lalu, dengan nada tenang tapi tajam, dia melanjutkan, “Sampai sekarang, anak Ibu belum mau menceraikanku. Jadi, posisi mana yang harus kusadari?”
Bab Populer