Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Barraberee

Barraberee

“Itu, tadi sore saya diantar pulang oleh Om Barra sehabis dari latihan bola basket di lapangan di dekat taman kota. Pas Om Barra sudah pulang, saya baru ingat, ada barang saya yang ketinggalan di dalam mobil Om Barra.” “Oh, begitu toh. Wis! Kalau begitu ditunggu saja. Paling sekarang dia sudah di jalan pulang. Tante tinggal ke belakang sebentar, ya. Kamu tidak perlu sungkan. Anggap seperti di rumah sendiri.” Tante Izma pamit masuk ke belakang, meninggalkan aku dengan rasa canggung yang semakin menjadi. Lima menit berselang kemudian, akhirnya sosok itu datang dengan sebungkus kantong kresek berwarna putih berlogo salah satu mini market yang cukup terkenal di Indonesia.
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 53 Beses bilang kantong kresek putih
Read
+Library
Sentuhan Panas Dokter Dingin

Sentuhan Panas Dokter Dingin

"Beli makanan nggak bilang-bilang, kan bisa nitip." "Siapa yang beli, aku ketiduran, astaghfirullah ...." "Lah itu, susu, air mineral, terus apa tuh di kresek," tunjuk Mesya melihat satu buah kresek di sampingnya. "Bukan punya aku," jawab Ruma menepikannya. Menatap bingkisan itu dengan bingung. "Bukan punya kamu gimana? Sudah jelas-jelas itu ada tulisannya. 'Untuk Ruma koas' ya punya kamu lah," kata Mesya mengeja nama yang tertempel di kantong kresek.
9.985.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.2K Beses bilang kantong kresek putih
Ipakita ang mga Review (34)
Read
+Library
Phia Artia Dullah
ceritanya bagus. bahasanya juga enak di baca. cuma nama2 mereka kadang bikin pusing kena terdiri dari 4 huruf dan hampir sama. ruma, rima, rani, zura, raja. hehehe. dan ceritanya juga gak berbelit2 dan tidak sampe ber bab bab bab. semangat terus kakak penulis
Badsy Bee
sudah sejak satu bulan yg lalu,novel ini terus nongol pd barisan buku yg disarankan,namun aq enggan baca gegara judulnya yang bikin otak aq su'udzon.... Dan baru kemarin aq memberanikan diri utk baca daripada penasaran. Ternyata....eh ternyata ....... Tidak ada unsur erotis selama aq baca & I L...VE it
Basahin ang Lahat ng Review
Suamiku Bukan Abang Ojol Biasa

Suamiku Bukan Abang Ojol Biasa

Putra menunjuk dua kantong kresek putih berlogo sebuah minimarket terkenal yang ada di Indonesia. "Oh ini. Aku beli cemilan tadi di minimarket. Lumayan buat nanti kita ngemil saat sampai di apartemen." Putra mengangguk. Menyetujui Apa yang dilakukan Jingga. Jingga langsung membuka kantong keresek berisi nasi Padang. Mengeluarkan nya dan membuka bungkus nasi padang itu. Kemudian dia berdiri. Hendak mengambil sendok di dapur.
106.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 208 Beses bilang kantong kresek putih
Read
+Library
ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

tanyaku sedikit berteriak. “Yes, bener itu!” jawab Hendra. Aku bergegas menarik kantong kresek berwarna putih dengan logo minimarket yang tersebar di berbagai jalan raya. Nah, kutemukan sebotol air mineral, dua permen cokelat dan satu susu kotak. Gegas kuberikan sebotol minum itu untuk Bu Wak. Dia langsung membuka tutupnya yang masih tersegel. “Makasih, ya ... btw ini juga ada susu cokelat dan juga permen, loh?” Aku mengacungkan kresek tersebut berniat memberitahu Hendra.
1064.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.8K Beses bilang kantong kresek putih
Read
+Library
Pelangkah Tanpa Syarat

Pelangkah Tanpa Syarat

Aku kira pasti Linda yang menyampaikannya pada Landu. Kalau Linda tidak mendengar dan membicarakannya dengan saudara kembarnya, tidak mungkin mereka bisa menulis pertanyaan aneh itu kepadaku. Saat aku membuka pintu, kulihat ada kantong kresek warna putih yang tergantung di pegangannya. Aku langsung mengambilnya, setelah menyibakkan mukenaku yang panjang hingga menutupi tangan. Ternyata di dalamnya berisi makanan, sebelum masuk ku cium aroma bungkusan di dalam kantong kresek itu, sambil menoleh ke kanan ke kiri. Untungnya tidak ada orang, kecuali dia!
104.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 145 Beses bilang kantong kresek putih
Read
+Library
Misteri Cinta di Lokasi KKN

Misteri Cinta di Lokasi KKN

jawab Mamak "Walaikumsalam," Bapak mendekati lelaki itu. Terlihat di tangan kanan lelaki itu sebuah kresek plastik besar, dengan isi berbentuk kotak-kotak, dan di tangan kiri plastik agak kecil isinya berbentuk kotak juga. "Maaf, Pak, Bu. Ini saya bawakan makan siang, semoga cukup sampai malam nanti." Pria itu menyodorkan kantong plastik bawaannya terlihat kantong itu bertuliskan Restoran Padang yang terkenal.
1013.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 381 Beses bilang kantong kresek putih
Read
+Library
Suara Suamiku di Kamar Pembantu

Suara Suamiku di Kamar Pembantu

Lalu dengan cepat Mika mengambilnya dan membukanya. "Loh, kok isinya kayak gini?!" Mika menatap isi kantong kresek yang ternyata hanya berisi bekas-bekas kantong kresek yang jumlahnya banyak. "Mon? Apa ini?" Mika mengeluarkan satu per satu kantong itu sembari sesekali menatap sengit ke arah Mona. Lagi-lagi Mika hanya bisa menggeleng saat mendapati bongkahan batu berada di bagian paling bawah.
1037.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang kantong kresek putih
Read
+Library
Ketika Istri Mulai Beku

Ketika Istri Mulai Beku

Tangannya menjinjing sebuah kantong kresek berisi nasi goreng, yang baru saja dibeli di jalan ujung taman sana. Tubuh yang dibalut dress merah muda dengan panjang selutut itu, tidak begitu tinggi. Hanya sekitar 158 cm saja. Kulitnya putih gading, dengan rambut lurus sedada lengkap dengan poni di bagian depan. Wajah ovalnya terkadang berwarna serupa biji saga jika sedang kepanasan atau sedang salah tingkah. Wajahnya juga dihiasi sepasang lesung pipi. Yang membuat kecantikannya semakin sempurna saja.
1062.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang kantong kresek putih
Read
+Library
Hari Pertamaku Setelah Menikah, Hari Pertamaku Menjadi Janda

Hari Pertamaku Setelah Menikah, Hari Pertamaku Menjadi Janda

Sekarang pun pak Jhoni mencakar-cakar tanah dengan kedua tangannya. "Dapat!" Pak Jhoni kegirangan saat sebuah kantong kresek hitam berhasil dia keluarkan. "Lah, kok gini. Nggak keras," ujar pak Jhoni dengan menekan-nekan kantong kresek itu. "Lah … cuma lap, sia-sia saya menggali harta Karun," lanjut pak Jhoni. "Sepertinya harta karunnya bukan disini, Pak. Tapi disana, tadi saya lihat ada garis x berwarna merah," imbuhku mencoba mengelabui.
105.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 207 Beses bilang kantong kresek putih
Read
+Library
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

Di atas platform kristal, lelaki tua Gongsun mengeluarkan sebuah kotak giok putih dan memegangnya dengan hati-hati di tangannya. Kotak giok putih itu sangat kecil, kira-kira setengah ukuran telapak tangan, dan warnanya putih bersih serta memancarkan cahaya redup. Mengesampingkan hal-hal lain, kotak ini saja sudah merupakan harta karun yang langka. Sesaat kemudian, lelaki tua Gongsun membuka kotak giok putih itu, memperlihatkan sebuah pil seukuran buah lengkeng.
1011.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 420 Beses bilang kantong kresek putih
Read
+Library
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status