Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Melukis

Melukis

Tian masih berpikir apa yang harus ia lukiskan, sedangkan Raina sudah mulai memilih warna dan bahkan telah memberikan satu-dua sentuhan kuas di kanvas nya. “Ra, lo cepet banget udah mulai ngelukis aja.” Tian melihat ke arah kanvas gadis itu. “Karena gue mood nya lagi bagus banget, jadi gampang buat tahu apa yang gue mau lukis Ian.” “Ooh, emangnya gara-gara apa mood lo bagus banget?” Kali ini ia melihat ke arah Raina.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as kanvas untuk melukis
Read
+Library
PERFAKE HUSBAND

PERFAKE HUSBAND

Orang kaya mah bebas. “Diem ya, gue mau mau melukis. Kali-kalo gue bakal lukis elo kok, tenang aja.” Aku kembali duduk di kursi menghadap kanvas yang masih kosong. Ku tuang cat berwarna merah dan hijau diwadahnya. Tak butuh waktu lama, setengah dari lukisan itu sudah memenuhi kanvas.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as kanvas untuk melukis
Read
+Library
Cinta yang hilang

Cinta yang hilang

Kini rambut brewok di mukanya sudah ia kerok sehingga brewoknya terlihat cukup tipis. "Bisa kok paman, mau di lukis di Kanvas apa di kertas gambar paman?" tanya Dimas mencoba memneri penawaran kepada Rusli. Dimas sebenarnya tidak menyangka jika Rusli ingin memakai jasa melukisnya. Dimas kira Rusli hanya datang untuk mengajak Dimas mengobrol saja. Tapi Rusli malah juga meminta agar wajahnya dilukis oleh Dimas. Dimas pun menjadi senang karena ia mendapatkan pelanggan lagi dan setidaknya hari ini dia memiliki penghasilan. "Kamu lukis di Kanvas yang kayak gitu aja, biar gede," jawab Rusli sambil menunjuk kanvas A2 yang sedari tadi Dimas lukis.
106.5K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as kanvas untuk melukis
Read
+Library
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Anya menikmati setiap rasa dengan penuh syukur. “Bahkan makanan sederhana bisa menjadi nikmat luar biasa jika kita benar-benar hadir,” gumamnya sambil tersenyum. 14.00 – Workshop Seni: Melukis Perasaan Setiap peserta diberi kanvas dan cat air. Anya melukis sebuah jalan panjang di tengah padang rumput hijau, langit biru, dan awan putih. “Ini jalanku. Aku akan terus melangkah,” katanya pada dirinya sendiri.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as kanvas untuk melukis
Read
+Library
Cerita Cinta Sang Janda Muda

Cerita Cinta Sang Janda Muda

Sepertinya George sengaja menempatkanku di ruangan ini, agar bisa menikmati pemandangan indah ini. Kuangkat salah satu easel ke depan jendela, lalu kuletakkan kanvas berukuran sedang dan sebuah kursi kayu yang tampak nyaman untuk kugunakan melukis. Lalu aku mulai menyiapkan kuas dan cat. Aku rasa melukis bunga sederhana akan menjadi permulaan dan pemanasan yang baik.
8.6K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as kanvas untuk melukis
Read
+Library
Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

Dia seperti ingin melukis langsung di tubuh pria itu. Kayden melengkungkan bibirnya. "Aku ini kanvasmu?" Dengan wajah serius, Lunara asal mengarang, "Biar aku lihat dulu mau gambar seperti apa. Setelah itu baru aku tahu harus menyiapkan kanvas sebesar apa." Setelah bertahun-tahun menggambar ilustrasi, melukis sudah menjadi sesuatu yang sangat mudah baginya. Entah menggambar Kayden ataupun karakter orisinal tanpa model nyata, semuanya bukan hal yang sulit bagi Lunara.
9.8532.2K viewsOngoingAdded to Library 10.6K Times as kanvas untuk melukis
Show Reviews (66)
Read
+Library
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
Tunangan Kontrak Presdir Tampan

Tunangan Kontrak Presdir Tampan

jawab Lydia. Untuk melukis tubuh telanjang, yang mana Lydia berniat melukis tubuh telanjang seorang pria, dia butuh ‘muse’, seorang pria yang bisa dijadikan inspirasi untuk dia lukis langsung tubuh telanjangnya di depan mata kepalanya sendiri. Melukis tubuh telanjang adalah seni bagi Lydia, sudah lama dia ingin melakukannya, tapi masalahnya sampai sekarang Lydia belum menemukan tubuh pria yang sesuai dengan apa yang dia mau.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as kanvas untuk melukis
Read
+Library
Jerat Ketos Galak

Jerat Ketos Galak

"Bukannya kamu ada rapat OSIS?" "Ditunda." "Oh." Andrea mengangguk kecil lalu meletakkan tasnya di atas meja. Ia mulai menyiapkan perlengkapan melukis satu per satu. Kanvas diletakkan di atas easel, palet cat dibuka, kuas-kuas disusun rapi dan wadah air diletakkan di samping meja. Setelah semuanya siap, gadis itu menoleh kepada Kyrran.
1014.9K viewsOngoingAdded to Library 594 Times as kanvas untuk melukis
Show Reviews (30)
Read
+Library
Sweety
Kakak pembaca buku ini semuanyaa, aku baru baca semua komentar-komentar kakak dari fitur komentar, terima kasih ya kak atas supportnya. Kritik dan sarannya pun semua aku terima. Makasih ya, kakak readers kesayangan. ^^
Uing
prediksi maxwell ato samuel yg nongol trnyata pak handoko, daisy dan jasper blm nongol jg, psti ada peran penting ga mungki skdr lewt, pak handoko aja bisa nongol, andrea jg blm kthuan kakeknya ykin ada momen ketahuan, tros kyrran ayolah jujur sj soal penyakitnya ke andrea, btw 5 bab sehari dong
Read All Reviews
Gairah Nakal Brondong Pemikat Hati

Gairah Nakal Brondong Pemikat Hati

goda Sarah. ​Vivian tertawa kecil, jarinya menyentuh sebuah palet kayu yang dipajang di dinding. "Aku butuh sesuatu, Sarah. Aku ingin membeli peralatan melukis terbaik. Cat minyak, kuas berbagai ukuran, dan kanvas paling besar yang kau punya." ​Sarah mengangkat alisnya heran. "Kau ingin mulai melukis lagi?"
2.0K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as kanvas untuk melukis
Read
+Library
Garis Pikat Sang Arsitek

Garis Pikat Sang Arsitek

Reni mengatur napasnya. Kali ini, lukisannya harus selesai dengan sempurna. Palet ditangannya yang masih bersih segera ia isi dengan bermacam-macam warna pastel cat air. Kali ini, ia melukis kamera dengan aksen warna pastel karena tema lukisan untuk pameran kali ini adalah relaxed of life. Reni segera menggoreskan kuasnya ke kanvas yang sudah berisi gambaran. Ia meningkatkan konsentrasinya karena lukisan kubismenya terlalu mendetail. Terlalu banyak kotakan yang ia buat sehingga ia harus memolesnya dengan cat air secara hati-hati.
5.4K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as kanvas untuk melukis
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status