Terpaksa Satu Peraduan dengan CEO Arogan
Dua ranjang berukuran sedang dengan kasur tebal di atasnya lengkap dengan bantal, guling dan selimut, sebuah alat penyegar udara menempel di tembok bagian atas ranjang yang membuat kamar itu terasa sejuk, sebuah televisi besar berukuran 40 inchi menempel di tembok tepat di depan ranjang, sebuah lemari pakaian berbahan kayu jati berwarna coklat muda, ini benar-benar kamar hotel, pekik mereka dalam hati.
"Dhani, kamu gak salah ruangan, kan?" Tanya Sylvi bingung.
"Apa benar ini ruangan khusus yang diminta Tuan Muda Kyle untuk kami?" timpal Mery yang masih terkejut.
"Benar sekali, tidak ada yang salah. Jika ada kekurangan, anda bisa mendiskusikannya lagi dengan Tuan Kyle nanti," sahut Dhani sopa
Hot Chapters