Ujung Senja
“Dengo orangnyo, habis keno tangani.”
Kak Hanum mencibir, menunjukkan ekspresi masa bodoh. Kemudian dia kembali sibuk dengan bahan makanan di hadapannya. Tangan Kak Hanum lincah merajang tempe, mulutnya sibuk menceritakan banyak hal padaku. Wanita ini pandai membuatku merasa nyaman.
“Kalau tak ingat, Mega, Era pun malas nak balek, Kak.”
“Iyo pulak, Ra. Budak tu biaso tinggal di kota besar, Akak yakin, dio tak betah tinggal di Siak.”
ตอนยอดนิยม