Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jimat Tali Mayat

Jimat Tali Mayat

TAMAT ---------------------------------- o0o ---------------------------------- BEDA ALAM Written by David Khanz ---------- o0o ---------- Sial! Maaf, jika awal cerita ini kumulai dengan kata tersebut. Itu rutuk terhalus yang ingin diucap, usai menahannya dari beberapa waktu lalu. Bagaimana tidak, di tengah perjalanan malam ini, harus terhambat dengan masalah tak diharapkan. Perkara klasik. Ban kendaraan bocor setelah menginjak kerikil tajam. Dalam kondisi melaju cepat, karena ingin segera tiba di rumah, sempat beroleng-oleng berapa saat hingga akhirnya terjerembap di pinggiran jalan.
8.512.9K viewsCompletedAdded to Library 347 Times as kata-kata berjalan
Read
+Library
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

kata Alana “Semoga lancar yaa” ujar ayah “Terima kasih doanya yah, duluan ya yah” ucap Alana dengan langsung memakasi sepatu kets berwarna hitam Perjalanan Alana berjalan kaki dari rumah sampai kampus memakan waktu 5 menit, jika Alana berlari hanya butuh waktu 3 menit. Alana tahu segala risiko dan konsekuensi berjalan dan berlari. Sembari melihat jam tangannya, Alana memutuskan untuk berlari
107.4K viewsCompletedAdded to Library 230 Times as kata-kata berjalan
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

dan secara tiba-tiba terlihat berlari secepat kilat mendekati mereka, lalu seketika berteriak. “Kudra, Wala, Satya tong heureuy wae. Ceuk gusti kudu gancang di bereskeun, karunya gusti. Awakna teu kuat nahan urang opatan! (Kudra, Wala, Satya. Jangan bercanda terus. Kata tuan kita harus cepat di bereskan, kasian tuan kita. Badannya tidak kuat menahan kita berempat! )” Katanya sambil berlari.
9.8683.7K viewsCompletedAdded to Library 19.8K Times as kata-kata berjalan
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Tap, tap, tap! Perlahan-lahan namun pasti, aku berjalan ke luar. Entah mengapa, rasanya seru tralala membahana. Hehe. Ada yang berbeda lah, pokoknya tapi aku nggak tahu, apa. Enggg, apa, ya? Q & A Q: Apakah aku gembira hari ini? A: Ya Q: Apa yang membuatku gembira? A: Aku nggak tahu, ragu-ragu!
1020.7K viewsCompletedAdded to Library 455 Times as kata-kata berjalan
Read
+Library
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

“Oh gitu ya…” Dia diam sebentar, lalu mencoba. Matanya fokus. Dia membayangkan aliran energi mengalir ke kaki, lalu bergerak. Langkahnya maju. Lebih ringan dan lebih cepat lalu sikutnya masuk dan dia berhenti. “Wuih…” Dia ketawa kecil. “Enak ya.” “Kok bisa ya?” Agung yang lihat langsung nyeletuk. “Kenapa, nyet?”
10985 viewsCompletedAdded to Library 38 Times as kata-kata berjalan
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

"Kalau tak dipaksa tak akan bicara! Biar kubeset saja mulutnya. Siapa tahu semakin lebar semakin mudah dipakai untuk bicara!" Neraka Berjalan melangkah tiga tindak, lalu berhenti dalam jarak empat langkah dari Teratai Kipas. Wanita muda itu diam saja, tapi dalam keadaan siap diserang dan siap menyerang pula. Kipasnya hanya dipakai untuk mengipas-ngipas bagian dadanya yang sekal itu. "Kau mau bicara tentang pusaka itu atau mau kubeset dulu di bagian mulut!"
1031.1K viewsOngoingAdded to Library 683 Times as kata-kata berjalan
Read
+Library
Kalung Ajaib Pemuda Desa

Kalung Ajaib Pemuda Desa

Jarak yang menutup dengan kecepatan yang tidak proporsional dengan kecepatan berjalan kakinya. *"Wandra,"* kata Barata, dan suaranya mengandung ketenangan yang sangat disengaja—ketenangan yang dipilih untuk dialirkan ke situasi yang berpotensi tidak tenang. *"Ingat apa yang kamu pelajari di Ruang tiga hari lalu. Teknik kedua, gerakan ketiga. Kamu belum pernah menggunakannya di luar Ruang—tapi tubuhmu mengingatnya. Percaya itu."*
938.6K viewsOngoingAdded to Library 1.0K Times as kata-kata berjalan
Read
+Library
Sedalam Cinta Naura (Apakah Kamu Bahagia?)

Sedalam Cinta Naura (Apakah Kamu Bahagia?)

Benarkah dia bisa berjalan? Pak Karya mencoba meletakkan kedua kayu tersebut di sandaran dinding kamarnya. Kakinya gemetaran mencoba berjalan tanpa kayu penyangga. Satu langkah! Gemetaran. Dua langkah! Gemetaran.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as kata-kata berjalan
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

“Lakukan sambil berjalan.” “Jangan takut terbentur,” sahutku, berani sekali. Jenderal menurut begitu saja. Dia berjalan sangat normal seperti Helvin. Singkat cerita, dia membentur. Kepalanya menanduk dinding begitu saja. Kara berusaha sekali agar tidak tertawa. Dia menutup mulutnya sedetik, lalu pura-pura berdeham. “Oke, Nak. Gagal,” ujarnya, seolah aku perlu diberitahu.
1019.4K viewsOngoingAdded to Library 388 Times as kata-kata berjalan
Read
+Library
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Kata Mata Bara. Dengan gerakan seringan kapas, Mata Bara lalu melompat ke atas genteng. Dari bagian genteng dia terus berlari menuruni atap gedung. Dua kali dia berjumpalitan, dilain saat kedua kakinya telah menjejak halaman depan gedung tanpa suara. Baru saja kaki menyentuh tanah, sebelum Mata Bara sempat menarik nafas.
99.2K viewsOngoingAdded to Library 284 Times as kata-kata berjalan
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status