Jodoh Untuk Tuan Arogan
"Ayah, aku pergi dulu, pasti bibi, sudah menungguku."
"Pergilah, hati-hati,' pesan Ayahnya.
"Baik, Ayah."
***
"Silakan Tuan, buah ini rasanya manis sekali. Berbeda dengan buah tetangga. Ini buah matang di pohonnya nggak pake karbit, Tuan. Silakan incipi yang sudah saya kupas ini." Tawar gadis itu dengan lihatnya. Lalu menyodorkan piring kecil berisi potongan buah mangga yang sudah terpotong kecil-kecil.
ตอนยอดนิยม