Bakti yang Tidak Dihargai
"Kami mau pulang ke Salatiga, Za. Percuma di sini, kami sama sekali tidak dihargai."
Tidak dihargai bagaimana, Tejo? Bukankah kalian yang tidak memiliki tata krama dan sopan santun? Semut saja tidak diam saat diinjak, apalagi aku! Jelas akan melawan dengan seluruh kekuatan yang tersisa.
"Baiklah kalau kalian mau pulang sekarang. Aku dan Lili tidak bisa memaksa kalian untuk tetap tinggal, kan? Lagi pula ini sudah menjadi keputusan Mas dan Mbak, kan?"