'Ana-Ya'Inu: Tatapan Nyai Dasimah
Pria gendut berdeham, lalu merapalkan, “Cakakak di leuweung, injuk talina, dihakan dibeuweung, hitut jadina, plong blos, plong blos.”
Si pria kurus tergelak, membuat temannya terheran-heran. Dasimah yang mendengarnya dari kejauhan pun tersenyum geli, kemudian menghampiri mereka.
“Akang mau saja dibobodo (dibodohi) temannya,” ujar Dasimah kepada pria kurus.
Mengetahui kedatangan Dasimah, kedua pria itu lantas berdiri, dan mengangguk hormat. “Memangnya kenapa, Nyai?” tanya pria gendut.
Hot Chapters