Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

nya, semua akan menyerah. Pada akhirnya mereka akan menerima kekelahan mereka meski terpaksa. Hidup memang tidak adil. Tapi, apa kau tahu, ada hal lain lagi yang jauh lebih tidak adil dari pada hidup? Ya, itu adalah kegilaan." "Manusia itu memang berhak mempertaruhkan hidupnya sendiri, Bung. Manusia berhak untuk menjadi apa pun yang dia inginkan, melakukan banyak hal untuk mengekspresikan diri. Baik itu orang gila atau pun orang waras, mereka memiliki hak dan kebebasan untuk berekspresi. Bung, saya tahu, hidup di bawah tanda tanya itu sangat berat dan sangat sulit sekali. Saya dapat memahaminya dengan sa ngat baik sekali. Tapi begitu, apakah kegila an adalah pilihan yang paling tepat, paling
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai kata kata hidup itu pilihan
Baca
+Pustaka
Aku Menikahi Sahabatku Yang Seorang Gay

Aku Menikahi Sahabatku Yang Seorang Gay

"Kalo lo nggak bisa bantu gue, minimal lo bantu bokap gue." Dan kalimat mematikan itu datang, ada nyawa orang lain yang menunggu jawabanku saat ini. Mengapa hidup harus memilih? Dan kenapa harus aku yang dipilih? "Kasih gue waktu untuk mikir, Kev? Gue nggak janji apakah jawaban gue sesuai kemauan lo atau nggak. Gue masih berharap lo punya cara lain selain ini." Aku selalu percaya bahwa mukjizat itu benar adanya. Jika saat ini aku berharap Om Darwin sembuh sehingga pernikahan itu tak perlu terjadi, apakah itu salah?
1020.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 420 kali sebagai kata kata hidup itu pilihan
Baca
+Pustaka
ANAK YANG DIBAWA SUAMIKU

ANAK YANG DIBAWA SUAMIKU

Dia membolak-balikkan kedua buku tersebut, memilih dari dua pilihan yang menurutnya sulit. Hidup ini layaknya kita memilih sebuah buku cerita. Setiap buku memiliki cerita yang berbeda, saat kita memilih ... maka kita harus menerima bagaimana isi buku tanpa harus menyesal meski ending cerita tak sesuai ekspetasi di awal. Ya, sesederhana itu hidup yang harus kita jalani. "Ma, bagus yang mana?" "Talita mau baca yang mana?" "Semuanya."
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai kata kata hidup itu pilihan
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Menundukkan Pandangannya

Wanita Yang Menundukkan Pandangannya

jawab Adam. "Kamu tahu kan? Manusia itu diciptakan dengan akal dan pikiran. Mereka bisa berpikir dan memilih untuk jalan hidup mereka. Setiap pilihan yang kita pilih pasti akan ada akibat untuk kedepannya. Ada sebab, pasti ada akibat. Kita tidak bisa memaksakan kehendak kita, agar orang lain ikut menjadi seperti kita." Adam mengatakan apa yang seharusnya dia katakan.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai kata kata hidup itu pilihan
Baca
+Pustaka
Sistem Penakluk Heroine

Sistem Penakluk Heroine

Senyumnya lembut, namun aku tahu, senyum itu bisa berubah menjadi pisau beracun kapan saja. Sistem berbunyi di kepalaku, namun pilihan terakhir tetap ada padaku. Setiap kata yang keluar sekarang bukan sekadar jawaban. Ini adalah garis hidupku. Aku harus memilih dengan hati-hati.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai kata kata hidup itu pilihan
Baca
+Pustaka
Pilihan Untuk Menjadi Baik

Pilihan Untuk Menjadi Baik

mataku terbelalak tidak menyangka hal ini akan datang. "kau pikir sudah menang, bocah bau kencur," ucapnya dengan suara rendah penuh ancaman. instingku berkata jika akhir hidup sudah ada di depan mata. saat itu juga ia menggunakan tendangan kakinya yang kuat. menghindar? pasrah? lebih baik aku mati saja karena dengan tidak adanya diriku, maka sesuatu yang ku anggap keluarga bisa hidup bahagia.
660 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai kata kata hidup itu pilihan
Baca
+Pustaka
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

“Ki, si Esih itu sudah dewasa, sudahlah biarkan dia memilih jalan hidupnya sendiri, seperti layaknya aku yang memilih jalan hidupku sendiri.” “Aku tau, pandangan kita berdua sangat berbeda tentang mereka yang menganggap semua mahluk yang ada disekitarnya adalah mahluk yang jahat.” “Tapi ingat, anakmu sudah mempunyai pilihan hidupnya sendiri, dia sudah tau konsekuensi atas apa yang dia pilih.” “Jadi.” “Biarkanlah, membiarkankan dia memilih pilihan hatinya mungkin saja membuat dirinya semakin bahagia, daripada kita yang terus-terusan mengatur hidupnya.”
10126.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai kata kata hidup itu pilihan
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
Saya Pujangga manik mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Salam hangat dari kami yang telah banyak berbuat keliru di masa lalu. Mohon semua salah dari kami di maafkan. Minal Aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin
Lengkunglangit
saya pembaca setia a, saya ga pernah menyesal baca cerita dr aa mah, ga prnh ada kesel"nya kalo baca. nyaman dan menikmati. saya doain cerita aa bisa sukses seperti kkn. aamiin, sehat" ya aa dan keluarga, biar semangat terus nulis na.
Baca Semua Ulasan
Ku Miskinkan Suamiku

Ku Miskinkan Suamiku

“Dan ini bukan soal kamu kurang atau lebih, Kayla. Ini soal pilihan.” Kayla menggigit bibirnya. “Jadi… kamu memang pilih dia?” Pertanyaan itu menggantung di udara. Adit terdiam sesaat. Wajah Khalisa yang berusaha tersenyum meski matanya merah terbayang jelas di kepalanya. “Aku cuma pilih hidupku sendiri,” jawabnya akhirnya. Bu Reni menghela napas tajam. “Selama kamu masih anak Mama, hidup kamu tetap urusan Mama.”
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai kata kata hidup itu pilihan
Baca
+Pustaka
The Seven Phoenix Shards

The Seven Phoenix Shards

kataku, saat itu. "Tidak ada yang dapat menolak takdir, Pangeran. Sejak manusia dilahirkan, garis tangan sudah ditetapkan sebagai bagian dari alur kehidupan. Cinta itu memiliki dua sisi, yaitu sisi baik dan buruk. Saya sangat berharap, Tuan bisa menentukan pilihan sebijak mungkin." "Pi pilihan apa, Nona? Apa seperti aku harus memilih hidup atau mati?"
95.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai kata kata hidup itu pilihan
Baca
+Pustaka
Cinta Cita

Cinta Cita

“Ada tanggung jawab yang … kalian tahulah gimana kerjaanku selama ini, kan? Tapi, aku tetap sayang sama Cita.” “Hidup itu pilihan,” celetuk Kasih. “Dan tiap pilihan, pasti ada konsekuensinya. Karena Cita nggak pernah jadi pilihan utama kamu, jadi jangan berharap dia bakal jadiin kamu prioritasnya. Aku di sini netral, ya, Ndo. Nggak mihak ke mana-mana.”
9.941.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kata kata hidup itu pilihan
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Callah
kk othoorr..... baru keinget niyh duta sm dewi august lee aja kali yaa.... si dewinya dewa blm kedengeran ceritanya niyh hehhe... btw cerita kasih sendiri ada ga ya? smpe bab 17 mshbga diliatin siapa suami kasih... nebaknya awan siyh kandidat paling berpeluang hehhe bener ga kak?
herka ratri
nggak kerasa, bentar lagi ending, setelah bendarah darah akhirnya cita bisa bahagia di tengah tengah orang orang yang menyayanginya.. ditunggu cerita selanjutnya mbak beb kanietha.. siapa ya kira kira?berharapnya sih cerita nando, karena di selalu lewat di cerita lain dengan kejombloannya.. : D
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status