LATIFAH: Derita Istri yang Terbuang
“Mungkin sudah digariskan begitu ya, Dik Zaenab? Orang bilang, hidup itu pilihan, tetapi menurut saya adalah ketentuan. Kita punya sebuah pilihan, tetapi jika Allah tidak menentukan pada pilihan itu, ya kita akan berada di jalur yang sudah ditentukan itu.”
“Setuju, Bang. Contohnya Abang, jika dulu Abang masuk ke fakultas kedokteran, bisa jadi kehidupan Abang tak sesukses yang Abang capai sekarang. Ya, jalur hidup Abang sudah ditentukan di tempat Abang sekarang, demikian juga saya, Bang.”
“ Hm…!” Zoelva manggut-manggut.
“Abang pernah menikmati alam pegunungan yang dipenuhi kebun-kebun teh?”
Sikat na Kabanata