Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Happy Reading ***** "Bodoh, sih. Tiap rencana yang kamu susun selalu gagal, Nia," kata Widya di rumahnya yang baru saja mendapatkan laporan dari wanita yang disewa untuk menemani Ismoyo. "Halah kayak kamu enggak. Masih mending rencanaku daripada rencanamu. Lagian masku udah nggak nggape omonganmu lagi. Buktinya kamu sering dicuekin," balas Dania tak mau kalah.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai kata kata wira nagara
Baca
+Pustaka
Mustika Naga Bumi

Mustika Naga Bumi

Selepas menyerang titik kelemahan Warta, Rangga melepaskan jurus Cakar Naga Perkasa yang tepat mengenai dada lelaki bertubuh tinggi kekar tersebut. Tubuh Warta limbung dan kehilangan keseimbangannya setelah dadanya terkoyak. Kesempatan itu dimanfaatkan Rangga dengan melompat tinggi dan melepaskan tendangan keras yang tepat mengenai bagian leher Warta dan membuatnya jatuh keluar panggung arena.
8.3370.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.0K kali sebagai kata kata wira nagara
Tampilkan Ulasan (114)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
DARAH SEPASANG

DARAH SEPASANG

seru Wujud bertubuh besar memandang Wira sambil tersenyum. "Aku ada dimana?" tanya Wira kebingungan. Wira bingung, mendapati dirinya melayang di udara. Di depannya, nampak seekor Naga dengan kilat menyambar, kilatan keluar dari sang Naga. "Pangeran tak usah takut! Aku, Gledeg Kathmandu, penunggu keris yang Tuan pegang." jelasnya kepada Wira. "Kamu, sosok penunggu Keris?" tanya Wira, di jawab anggukan oleh Gledeg Kathmandu.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai kata kata wira nagara
Baca
+Pustaka
Suddenly Become a Bride

Suddenly Become a Bride

Putra tertua Arasatya malah membawakan hewan berkaki delapan kepada sang istri. “Wira, kau jangan bercanda. Aku tidak suka. Cepat buang!” Giliran Kiran yang terpojok terpaksa melangkah ke arah kolam. “Wira, kalau kau mendekat selangkah saja, kupastikan kau menyesal. Aku pemilik sabuk cokelat karate, bisa saja aku memukulmu sampai tak bisa berjalan.” Ancaman belaka, Wira tahu putri Lukman adalah gadis lembut.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai kata kata wira nagara
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris

Sang Pewaris

Imbuhnya. “Selain itu. Aku juga sudah membuat janji lainnya yang jauh lebih besar bertahun-tahu lalu.” pungkas Wira. Wira merentangkan tangan kanannya, dari udara hampa muncul sebilah Katana -pedang lengkung khas Jepang- bersarung eboni mengkilat dengan bebat di gagang berwarna sama, dalam genggamannya. “Jadi sudah barang tentu, aku tidak akan mengingkari begitu saja.” Wira memindahtangankan pedangnya ke kiri, lalu dihunusnya keluar serangka.
9.935.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kata kata wira nagara
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Pohon-pohon besar tercerabut dari akar, dan batu-batu pecah menjadi serpihan kecil. “Aku akan mengambil nyawamu!” Wira meraung dan melesat cepat ke arah Chandra, mengayunkan pedangnya dengan kekuatan penuh, langsung mengincar kepala lawannya. Chandra dengan sigap mengangkat Pedang Naga Pertama untuk menahan serangan itu. Benturan kedua pedang memercikkan api di udara. Kekuatan benturan itu bahkan meretakkan tanah di bawah kaki Chandra, tetapi ia tetap berdiri teguh. Dengan gerakan cepat, Chandra melancarkan serangan balasan, mengarahkan pedangnya ke titik lemah Wira.
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55.8K kali sebagai kata kata wira nagara
Tampilkan Ulasan (251)
Baca
+Pustaka
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Baca Semua Ulasan
Dendam Wanita Teraniaya

Dendam Wanita Teraniaya

Kata-kata itu membuat Kirana mematung seketika. “Dulu kamu pernah bilang, walaupun aku cacat, aku memiliki segalanya.” Suara Wira terdengar pelan dan lembut. “Memang benar, kekayaan yang melimpah ada dalam genggamanku.” Dia mengepalkan tangan kirinya yang lemah.
583 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai kata kata wira nagara
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

Pria-pria itu, Kinan juga sendiri tidak yakin bisa menemukan yang sesuai dengan kriterianya. Kinan sudah siap dengan penampilannya, gaun bewarna hijau polos dengan potongan dada rendang sudah melekat sempurna di tubuh rampingnya. Rambutnya ia ikat kucir kuda, tak lupa ia memoleskan sedikit perona di wajahnya agar terkesan fresh. Menurut orang-orang yang baru bertemu dengan dirinya atau yang belum mengetahui usianya, mereka akan melihat Kinan sebagai seorang wjaita berumur 22 tahun. Wajahnya yang awet muda, dengan kulit seputih susu membuat Kinan terlihat bak gadis belia.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai kata kata wira nagara
Baca
+Pustaka
Penguasa Dewa Naga

Penguasa Dewa Naga

Kana duduk terikat, dengan pakaiannya yang robek, terbelah memperlihatkan leher, belahan dada hingga perutnya yang ramping. Boomb!... Kilatan listrik merah di tubuh Akara seketika membentuk aura Naga. Bangunan itu langsung hancur menjadi puing-puing kecil yang terlempar, sedangkan para biadab di sekitar Kana langsung terjerembab. Tubuh kedua pria di cengkeramannya seakan begitu ringan saat ia mengayunkannya dari belakang ke depan.
1052.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kata kata wira nagara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status