Hanya Dirimu
Namun, ketika sedang sendirian, apalagi saat lagi siaran di waktu tengah malam seperti ini, kesedihannya terus menemani.
"Nayang! Aku kangen …." Bibirnya kembali bergetar, air mata pun kembali mengalir begitu derasnya. "Nayang…!" Kembali menyebut nama gadis manis yang masih mengisi hatinya.
Memang mulutnya sudah mengucapkan kalimat yang begitu melegakan untuk Nayla dan beberapa orang sekitarnya (yang mengetahui hubungannya). Akan tetapi, di dasar hatinya justru kebalikannya. Walau sudah berusaha semampunya untuk mengikhlaskan, tapi entah kenapa disaat sendiri terlebih lagi saat tengah malam seperti saat ini, kebersamaan, angan, serta semua doanya ketika masih bersama hadir tanpa diminta. Te
Bab Populer