Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Dalam Sangkar Emas

Istri Dalam Sangkar Emas

Yang mana yang harus aku percaya dan ikuti? "Kamu tahu, aku memang tidak mengetahui apa-apa jika berkaitan dengan cinta. Aku tidak memiliki pengalaman karena tidak pernah berpacaran, dan kamu adalah satu-satunya wanita setelah Bunda. Tidak ada yang lain, hanya Kamu dan juga Aluna." Mas Fajar kemudian melepaskan pelukannya, kali ini Ia kembali menatap tepat pada kedua mataku.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Cinta yang Tak Sempat Kudengar

Cinta yang Tak Sempat Kudengar

Seolah-olah selain aku, dia tidak peduli pada apa pun lagi. "Amelie, jangan kira dengan cara ini kamu bisa menghapus semua yang telah kamu lakukan." Suara Twinkle rendah, dalam. "Aku sudah bilang, kita nggak ada hubungan lagi. Orang yang kucintai hanya Natalie dan selamanya hanya dia." Perkataan itu membuat Amelie benar-benar hancur. Dia berteriak histeris, "Baiklah! Kalau begitu, aku mati di depanmu sekarang juga!"
27.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 655 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Hati yang Tak Direstui

Hati yang Tak Direstui

Nura yang mendengar jawaban sahabat nya itu sedikit bingung, "ah masa sih aku seserius itu ca? padahal aku ga ngapa-ngapain loh cuma ini nih nata buku doang buat nanti matkul nya Pa Dirga" "Yeeh si neng ga percayaan, nih buktinya suara aku sampe abis gini.. pokonya gamau tau kamu harus balikin suara emas aku ra, istirahat nanti traktir aku minum.. okeey nura yang cantik dan baik hati walau kadang suka nyebelin kalo lagi bengong" timpal Mecca "Hmm dasaar giliran ada maunya aja kamu muji-muji, mana ujungnya kaya ga ikhlas gitu lagi wkwk"
10686 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
MADU DARI MERTUA

MADU DARI MERTUA

Doni pun datang dan mencoba mendengarkan pembicaraan Bunda Sania dan Papa Martin. "Hanya Allah. Hanya Allah pemilik kehidupan ini," ucap Martin tegas. "Sudah. Cukup, cukup!" bentak Sania. Ia pun menutup kedua telinganya itu dengan kedua tangannya karena tidak ingin mendengarkan kata-kata Martin lagi. Martin. Ya, Martin mantan suaminya yang masih sangat ia cintai tetapi kebencian dan rasa sakitnya itu membuat semuanya coba ia tutupi.
1022.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 542 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

"Jangan buang waktu kita pada kenangan yang tidak relevan." Mereka meninggalkan Kinanti yang berdiri mematung, menanggung rasa malu yang luar biasa di depan seluruh elit. Kinanti menyadari, Arya tidak membalas dendam dengan uang; ia membalas dendam dengan kehancuran harga diri. Dan ia menggunakan wanita lain, wanita yang jauh lebih berharga, untuk melakukannya. Di atas podium, Arya meraih mikrofon. Ia tidak berbicara tentang saham atau keuntungan.
10766 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

sahut Mbak Meri tanpa keluar kamar. "Astaghfirullah halazim! Begitu perlakuannya? Ada mertua lho, disini," omel Tiara. "Udahlah, ayo lekas pulang!" Ku giring semuanya pulang. Kami berjalan meninggalkan rumah ini. Hati ini membawa rasa kecewa yang teramat dalam. "Kita bahas masalah ini setelah Handoyo pulang. Kalo kita bahas sama Meri, nggak akan rampung," ucap ibu mertua.
7.840.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

"Ya segala mainan lah. Plosotan, ayunan, jungkat-jungkit, pokoknya semua itu harus diganti sama yang baru biar nggak membosankan." Mas Rian serius mendengar Lita bicara. "Dek, semua itu 'kan masih bisa dipakai, masih bagus dan belum rusak. Jadi kalau diganti namanya mubazir. Adek ingat nggak apa kata ustadzahnya kemarin, mubazir itu temannya syaitan." Wajah Lita tampak terkejut, dua matanya membulat. "Temannya syaitan? Ih nggak mau."
9.9137.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri Kumal

Pembalasan Istri Kumal

"Dengar sayang, kamu tak boleh membenci seseorang hanya karena orang itu buruk di mata orang lain, kita tak boleh jadi jahat hanya karena orang merasa tak satu tujuan dengan kita, itu salah." Mutiara masih terdiam dalam pelukan Satria, aku tau mungkin gadis itu juga sedang bimbang dengan apa yang sebenarnya terjadi. "Sekarang om tany, Mutia mau di antar pulang?" Dia mengangguk pelan dan tak lagi protes saat kami sama-sama masuk ke dalam mobil. Aku sengaja membiarkan Mutia duduk di depan, sementara Lala dan aku di kursi belakang. Satria sempat protes sebelum akhirnya dia setuju.
8.9277.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

"Saya diam bukan berarti saya takut, karena dari awal juga saya tahu jika dalam bekerja gak ada yang bisa saya percaya jadi saya bisa sendiri. Sedangkan Mbak Nata? Mbak Nata takut kalo orang lain ninggalin Mbak Nata. Jadi menyebarkan hal semacam ini cara mbak Nata buat bertahan. Sayangnya harus dengan cara jatuhin saya." Kanza berdiri menatap Nata yang kehilangan kata-katanya. Nata benar-benar marah sekaligus malu. Ia semakin marah ketika Kanza menatap dirinya dengan cara seperti itu. Ia tidak suka. "Kalo Mbak ada niatan mau minta maaf bakal saya maafin tapi kalo enggak, saya bukan orang yang baik jadi jangan harap maaf dari saya."
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Ibu Tiriku Malaikatku

Ibu Tiriku Malaikatku

Yang awal nya ia duduk sembari menaburi bunga-bunga kini ia sigap berdiri dan menatap tajam wanita itu. "Saya turut berduka cita ya mas, bu, semuanya" ucap Wanita itu usai sampai di hadapan mereka. "Tidak usah sok peduli kamu!" bantah Romeo. Ranty kini berdiri dan meminta kakak nya untuk bersabar. "Sudah jangan ribut-ribut. Lagi pula tujuan kak Rere ke sini kan baik kak" ucap Meriska. "Tapi aku tidak suka ada dia disini! hati kakak masih sakit Ran!"
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status