Enak Banget, Kak!
"Semalam, lo pulang jam berapa?"
Pertanyaan Rexan tanpa sadar membuat Aria langsung menundukkan kepalanya, walaupun bukan dia yang sedang ditanyai oleh kakaknya.
"Tumben," Killian mengambil lauk dan menaruhnya ke atas piring dengan santai, "biasanya juga nggak peduli."
Revan sontak saja melirik Killian dari ekor mata. Mulutnya masih menelan makanan, tapi dari tatapan mata hitamnya cukup menjelaskan kalau dia tidak menyukai ucapan Killian barusan.