KUBUAT KAU MENGEMIS CINTAKU
Rupanya Mama.
“Kenzo jangan lupa! Siang nanti fitting pakaian pengantin.”
“Oke, Mam!”
Fitting pakaian pengantin, ternyata tak sesederhana yang kupikirkan. Kupikir datang, terus coba dan selesai. Ternyata tidak, Mama dan Tante Rinai sibuk mengoreksi apa-apa yang kurang. Apalagi ternyata mereka mau memakai kebaya kembaran juga. Sementara itu, Om Wira dan Papa lebih simpel. Mereka sudah selesai dan menentukan jas yang akan mereka pakai. Setelahnya mengobrol di depan dan membiarkan aku, Adzkya dan kedua perempuan yang tengah sibuk mengoreksi detail di dalam butik ternama ini.