Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Nafsu Kakak Tiri

Terjerat Nafsu Kakak Tiri

Tempat itu tenang, hanya ada beberapa pengunjung yang sibuk dengan laptop dan buku masing-masing. Kanara duduk berhadapan dengan Arga. Tangannya sedikit gemetar saat membuka buku menu, tapi ia berusaha menutupinya dengan senyum tipis. “Aku pesan untukmu,” katanya pelan, berusaha terdengar wajar. Beberapa menit kemudian, pelayan datang membawa dua gelas. Satu kopi latte dengan taburan kayu manis di permukaan, dan secangkir cokelat hangat di depan Kanara.
1041.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Istri Manis Om Yuda

Istri Manis Om Yuda

Yang bisa liat siapa yang vote cuma Ay doang kok, tapi bisa bikin Ay semangat apalagi buat ciptain badai karma buat orang- orang jahat sama Kayla eheee . . . . Kayla berdiri di depan meja makan, memeriksa kembali setiap detail kecil yang telah ia persiapkan. Sebuah lilin aroma lavender menyala di sudut meja, menyebarkan keharuman lembut yang menenangkan. Hidangan makan
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Cinta Manis Suamiku

Cinta Manis Suamiku

Melemparkan tubuhnya di sofa dan memijat kepalanya yang terasa berdenyut. Ketukan pintu terdengar memunculkan pelayan yang membawakan cappuccino untuknya. “Makanannya sebentar lagi selesai, Mbak.” Si pelayan menjelaskan. Meletakkan secangkir cappuccino di atas meja beserta setangkai bunga untuknya. “Kenapa harus ada bunga?” Lentera sedikit melotot kepada karyawan tersebut. “Bunga ini dari Pak Ray, Mbak.” Karyawan itu tersenyum. “Pak Ray romantis banget, ya, Mbak. Setiap siang juga selalu ngirim bunga untuk Mbak Tera. Kalau aku jadi Mbak Tera ….”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Ikatan Yang Ditakdirkan

Ikatan Yang Ditakdirkan

"Mungkin kau dan nenek benar!" "Apa itu?" Zayyad mengambil secangkir latte hangat dan menyesapnya sedikit. "Aku mungkin-" Alina mengambil Piccolo latte miliknya dan meminumnya sedikit. Rasa lembut susu yang menyatu dengan kuatnya cita rasa kopi mengalir di tenggorokannya. Meski terasa milky, tapi tidak menghilangkan rasa pekat kopinya. Cukup pas! "Aku mungkin memang seorang misandris" ___
1021.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 617 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Dia tidak akan menyentuh monster krom itu. Tangan Citra bergerak cepat ke balik dispenser air galon. Dia menarik harta karun yang disembunyikan di sana. Sebuah sachet plastik kecil berwarna merah menyala. Kopi instan curah. Beli satu renceng, gratis piring cantik. Komposisinya jelas: sembilan puluh persen gula biang, krimer nabati dari kelapa sawit, perasa sintetik, dan sedikit doa supaya konsumen tidak kena diabetes sebelum usia tiga puluh.
958 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
TAKDIR KEDUA

TAKDIR KEDUA

ujar Diandra lagi. Dirga terkekeh. “Ga apa-apa Mom, es aja.” “Ini kopinya produknya si Davi. Arabika Kintamani. Beda lho dengan rasa kopi yang lain. Davi ngambil dari petaninya langsung.” “Oh, Davi sekarang jualan kopi juga Mom?” tanya Andien. “Iya. Masih kopi kemasan sih, lagi nyari lokasi dia, mau buka café kecil katanya.”
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 558 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Zombieing

Zombieing

Waah, sepertinya itu seru. Tok tok tok "Masuk" Bian yang tadinya sedang halu membayangkan aneka jajanan, sontak tersadar dan pura-pura fokus dengan komputer yang menampilkan gambar resort yang sudah sempurna jadi. "Ini pak kopinya" ucap Naira sambil meletakkan secangkir kopi hitam dengan asap yang sedikit mengepul di atasnya. Ia pun langsung menyeruput pelan kopi itu, dan yeah, kopi buatan Naira selalu enak. Sebentar, sepertinya ada yang aneh. Kenapa ia merasakan ada susu kental manis di kopi ini?
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Tetangga Manisku

Tetangga Manisku

Kali ini dia membuat kopi kahlua, kopi yang diseduh dengan beberapa rempah seperti kayu manis. "Abang, ini kopinya." Nana meletakkan dua cangkir kopi kahlua, dan sepiring camilan tradisional seperti onde-onde dan klepon serta dadar gulung. Erick mendekatinya dan memeluk nya dari belakang. Mengecup tengkuknya pelan. Membuat Nana menggelinjang sekaligus merinding. "Abang." Bisiknya lirih, sembari menggigit bibir menahan gejolak dalam dirinya.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Tergoda Cinta Teman Satu Kantor

Tergoda Cinta Teman Satu Kantor

tanya Andeas menatapku sangsi. Aku butuh cairan pekat tanpa krimer mau pun gula. "Iya. Itu cara menikmati kopi yang benar-benar kopi." Andeas terkekeh singkat. "Biasanya wanita suka kopi manis." "Aku kan sudah manis. Aku takut diabet kalau minumanku manis juga," sahutku asal ceplos dan itu malah membuat Andeas kembali terkekeh.
9.57.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Skandal sang Nyonya Muda

Skandal sang Nyonya Muda

Rei mendengus pelan, melempar kartu kredit ke arah Bima yang langsung ditangkapnya dengan refleks. “Udah sana, beli kopi. Waktumu 30 menit. Aku mau ice latte, jangan lupa cake.” Bima mengerutkan alis. “Tumben? Biasanya kan espresso pahit kayak hidup saya?” Rei menyeringai. “Lagi pengen yang manis-manis. Sekalian beli cake. Nayara suka yang manis, jadi… ya sekalian nyoba.” Ada senyum tipis di wajah Rei, seakan tak bisa menutupi rasa ingin tahunya soal selera perempuan itu.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status