Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Duda Bisu

Suamiku Duda Bisu

“Kamu suka kopi?” “Suka. Aku nggak bisa memulai hari tanpa kopi.” Lagi-lagi Niro terdiam. Anais pun begitu dulu. Dia wanita pecinta kopi. Ia mengulas senyum khasnya. “Baiklah. Aku akan buatkan kopi spesial untukmu. Anggap saja sebagai perkenalan.” Kinara tersenyum lagi. Senyum yang ringan, seolah hidupnya tidak dibebani apa pun.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Budak Cintamu : Istri Tawanan Bos yang Paranoid dan Berkuasa

Budak Cintamu : Istri Tawanan Bos yang Paranoid dan Berkuasa

"Anda bisa melihat-lihat dan memesan apa yang ingin anda pesan." "Kopi di sini lumayan enak." Guan Lili memberitahunya seolah-olah dia adalah tuan rumah. "Biji kopi di sini dipilih dengan cermat oleh pemilik restoran. Yang paling terkenal adalah Kona Hawaii. Akhir-akhir ini semakin sedikit biji kona. Dulu kau suka kopi kan? Mau coba secangkir kona?" Ling Yiran menunduk dan dengan ringan berkata, "Tidak, Aku baik-baik saja dengan teh susuku."
9.61.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39.6K kali sebagai kedai kopi nona manis
Tampilkan Ulasan (290)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Kedai Juni & Juli

Kedai Juni & Juli

“Terima kasih Rif.” Ini adalah kali ketiga Juni mengunjungi Kedai Kopi JeRe dan ia merasa cocok dengan racikan kopi Rendy. Juli pun demikian. Sejak pertama kali mengunjungi kedai kopi ini, tidak henti-hentinya Juli memuji kepiawaian Rendy meracik kopi. Kue dan roti nya juga enak-enak, demikian puja puji Juli kepada Zalma waktu itu ketika sang Nenek bertanya kepadanya mengenai Kedai Kopi Rendy. Ia lalu menyeruput kopinya, kemudian kembali melihat ke layar laptop yang terbuka di hadapannya.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Buket mawar merah masih tegak berdiri di kursi menjadi saksi bisu perayaan intim mereka. Naomi mulai sibuk di depan mesin kopi. Suara mesin yang berdengung halus dan aroma biji kopi yang baru digiling perlahan mengisi ruang apartemen. Mengalahkan aroma mawar yang mulai memudar. Ia tahu persis bagaimana Leon menyukai kopinya. Hitam, kuat, tanpa gula.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
ASMARA RUSUN SIMPANG TIGA

ASMARA RUSUN SIMPANG TIGA

Dewi langsung bergerak ke dapur dan kembali beberapa menit kemudian membawa piring kue dan cangkir kopi hangat yang masih mengeluarkan asap tipis. “Ini kopi arabika yang aku beli dari teman di Toraja, rasanya kuat tapi tidak pahit,” ucap Dewi sambil menaruh piring di atas meja. “Coba deh dicoba, kalau kurang manis aku kasih gula aja ya.” Rio mengambil sendok kue dan memakannya dengan lahap. “Enak banget, Mbak! Bikin sendiri ya?”
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Karma Pedas Sang Mantan

Karma Pedas Sang Mantan

Pikiran Dira mulai liar. Sialnya lagi, kopi yang dia aduk malah tumpah sedikit ke atas meja. Dira buru-buru mengelapnya dengan tisu. Saat itulah Lala muncul dari pintu belakang, dengan rambut yang belum sepenuhnya rapi dan ekspresi penuh selidik. “Tumben kamu pagi-pagi nongkrongin HP. Kayak anak ABG nunggu pacarnya bales chat.”
10938 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Mendadak di Pelaminan dengan Mantan

Mendadak di Pelaminan dengan Mantan

Dilihatnya Niki, assistantnya tengah berdiri dihadapannya membawa segelas kopi yang Killian pesan. "Kopi Anda. Espresso, disangrai sampai gelap, triple shot, dengan gelas keramik hitam. Dipastikan sangat pahit dan mengembalikan konsentrasi Anda," jelas Niki dengan senyuman was-was, takut Killian memintanya pergi memesan kopi baru lagi hanya karena permukaan gelas ada sedikit bekas jari atau karena takaran air yang tidak sesuai tarakan dia inginkan.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 502 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Terjerat Nafsu Kakak Tiri

Terjerat Nafsu Kakak Tiri

Satu kopi latte dengan taburan kayu manis di permukaan, dan secangkir cokelat hangat di depan Kanara. Arga menatap kopi itu sejenak. Ada kerutan singkat di antara alisnya, seperti ada sesuatu yang mengusik pikirannya. Namun ia tidak mengatakan apa pun. Tangannya meraih gelas, lalu meneguk perlahan.
1040.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Istri Manis Om Yuda

Istri Manis Om Yuda

Yang bisa liat siapa yang vote cuma Ay doang kok, tapi bisa bikin Ay semangat apalagi buat ciptain badai karma buat orang- orang jahat sama Kayla eheee . . . . Kayla berdiri di depan meja makan, memeriksa kembali setiap detail kecil yang telah ia persiapkan. Sebuah lilin aroma lavender menyala di sudut meja, menyebarkan keharuman lembut yang menenangkan. Hidangan makan
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Cinta Manis Suamiku

Cinta Manis Suamiku

Melemparkan tubuhnya di sofa dan memijat kepalanya yang terasa berdenyut. Ketukan pintu terdengar memunculkan pelayan yang membawakan cappuccino untuknya. “Makanannya sebentar lagi selesai, Mbak.” Si pelayan menjelaskan. Meletakkan secangkir cappuccino di atas meja beserta setangkai bunga untuknya. “Kenapa harus ada bunga?” Lentera sedikit melotot kepada karyawan tersebut. “Bunga ini dari Pak Ray, Mbak.” Karyawan itu tersenyum. “Pak Ray romantis banget, ya, Mbak. Setiap siang juga selalu ngirim bunga untuk Mbak Tera. Kalau aku jadi Mbak Tera ….”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status