Pendekar Mayat Bertuah.
jawab Dayang Kenanga sambil mengaduk satu cangkir kopi.
"Bagus ... ya sudah saya akan melakukan pemujaan dulu," sahut Bibi Piranti dari dalam kamar dapur.
"Iya Bibi ..." timpal Dayang Kenanga.
Klutik, klutik, klutik ...
Terdengar suara gemelitiknya sebuah cangkir dari dalam dapur, memang saat itu Dayang Kenanga tengah mengaduk secangkir kopi, dan benar saja, sesaat kemudian tercium lah semerbak harum kopi robusta khas negeri Karma Jaya yang memang terkenal dengan cita rasa dan aromanya yang sangat istimewa.
الفصول الرائجة