Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Crash Melody

Crash Melody

Dia menatap wajahnya di depan cermin. Tanpa perlu memperhatikan dengan teliti, warna ungu kehitaman di bawah tulang pipinya yang kanan terlihat jelas. Dalam hitungan detik, kedua rongga mata Rita dipenuhi cairan bening. Tak ingin cairan itu jatuh ke pipi, Rita mengusap cairan itu dengan kedua tangannya.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai kedutan pipi kanan atas
Baca
+Pustaka
JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

Hellen mendekat lalu menusuk tepat di bagian lengkukan lesung pipi samar Juwita. "Eh, iya juga." Senyumnya melebar. "Cie, sekarang udah punya lesung pipi baru. Itu ada dari lama tapi enggak sadar atau baru aja, sih? Keknya ada orang yang bentuk pipi Kakak jadi kayak gitu." Hellen menegapkan badannya dan bersendekap. Dia melihat Juwita dari refleksi kaca. "Maksud lo?" Tatapan Juwita menajam dari refleksi kaca.
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai kedutan pipi kanan atas
Baca
+Pustaka
Devil Beside Me

Devil Beside Me

Luka memar di bagian pelipis dan lebam di pipi hingga sudut bibirnya terluka dan mengeluarkan darah. Zee mematung menatap Ken yang berada di taman, duduk di kursi kayu yang terletak di pinggir lapangan, laki-laki itu menggunakan kemeja putih sebagai atasan juga celana kain berwarna abu-abu, kemejanya kotor karena ada noda cokelat juga bekas darah.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai kedutan pipi kanan atas
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk Dewa

Sang Penakluk Dewa

Tapi meski begitu, badan pria tersebut tetap terlihat kekar, bahkan sangat gagah sekali dengan dada yang bidang. Namun wajahnya begitu mengerikan di mana pada salah satu pipinya terdapat bekas sayatan panjang seperti pernah terkena tebasan pedang. Bahkan sayatan itu menyilang sampai membelah kelopak matanya. Membuat salah satu mata pria tersebut terlihat seperti akan keluar. “Si-siapa kau Kisanak? Me-mengapa menahanku di sini?” teriak Lintang terbata.
9.367.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kedutan pipi kanan atas
Baca
+Pustaka
Hamil Anak Genderuwo

Hamil Anak Genderuwo

Kadita meraba pipinya yang terasa perih. Ia menatap ujung jarinya yang terdapat darah yang mengalir dari pipinya. Lelaki itu telah melukai pipi yang mulus dengan menggunakan pecahan kaca yang memang sengaja ia bawa untuk berjaga-jaga. tidak ia sangka-sangka benda itu sangat bermanfaat. "Br*ngsek! Beraninya kau bermain-main denganku?" Kedua mata Kadita melotot dengan tajam. Seolah ia tidak akan memberikan ampun pada lelaki itu.
1024.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 753 kali sebagai kedutan pipi kanan atas
Baca
+Pustaka
Cassy

Cassy

Tapi yang ada hanya gelengan kepalaku sebagai jawabannya. "Kamu yakin gak ingat sama Aku?" Pria itu kembali tersenyum, kali ini sedikit memiringkan kepalanya ke samping. Awalnya Aku tak mengerti dengan tingkahnya, tapi saat melihat ada lesung pipit yang cukup dalam di pipi kanannya dan ada tahi lalat di bawah cuping telinga kanannya. Aku langsung teringat satu-satunya temanku yang memiliki keduanya hanya ....
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai kedutan pipi kanan atas
Baca
+Pustaka
Simpan Saja Uangmu Mas

Simpan Saja Uangmu Mas

jawabku cepat tak lupa mengatupkan dua telapak tangan di dada. Lelaki itu tampak salah tingkah, lalu segera menurunkan tangannya. Senyum manis kembali tersampir dari pipinya. Jelas kulihat sekarang ada lesung Pipit di kedua pipinya. Merasa aneh saja, melihat pria memiliki lesung pipit. Arini, buruan sini, lihat itu....” Mita tidak melanjutkan perkataannya, setelah melihatku bicara dengan seorang pria.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai kedutan pipi kanan atas
Baca
+Pustaka
IZINKAN AKU MENCINTAIMU

IZINKAN AKU MENCINTAIMU

Duduk bersisian di atas ranjang, kulihat kedua matanya kembali berkaca-kaca. "Maafkan aku, Mas. Gara-gara aku kamu mendapatkan tamparan ummi lagi. Pasti sakit ya, Mas?" Dia mengusap pipi kiriku perlahan. Aku menggeleng pelan. "Sakit, kan?" "Nggak sakit." "Pasti sakit, aku obati, ya? Atau dikompres air hangat?" "Nggak usah, Dek. Sakit di pipi tak begitu terasa dibandingkan sakit di hati. Benar kamu mau mengobatinya?"
9.9165.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai kedutan pipi kanan atas
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Wait At 24

Wait At 24

"Kalau yang ini sakit?' Katanya sambil menekan tulang pipiku "Aw, pelan-pelan dong " Aku langsung menutupi pipiku dengan tangan agar tidak ditekan lagi. " Itu pipi kananmu lebam nona." Dia melirikku dan mulai merapikan lagi obat-obatan yang sudah dia keluarkan tadi. " Oh." Jawabku dan mulai memeriksa pipi yang memang terlihat sedikit biru.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai kedutan pipi kanan atas
Baca
+Pustaka
Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Ia lalu menggunakan alat pengaplikasi dari sutra halus untuk menempelkan sedikit bubuk bedak kemudian menepuk-nepukkannya dengan lembut di pipi dan dahi, mengaplikasikan semuanya dengan merata. Ketika menaruh kembali bedak tabur di meja, Shen Ling segera mengambilnya lalu mulai merias diri. Namun, baru saja ia selesai memoles bagian pipinya, sudut matanya menangkap gerakan adik iparnya yang aneh. Ia berbalik untuk melihat. Mendapati wajah itu telah memerah seperti kepiting kukus. Matanya segera melebar. “Apa, apa yang terjadi dengan wajahmu?”
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai kedutan pipi kanan atas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status