Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suatu Hari, Aku Akan Menjadi Istrimu

Suatu Hari, Aku Akan Menjadi Istrimu

Kaus oblong bewarna abu-abu—yang meski harganya jutaan, tapi sudah terlihat lusuh, dengan dipadukan hotpans. Berbanding terbalik dengan Genta yang sepertinya baru pulang kerja, jika dilihat dari penampilannya yang masih memakai kemeja lengan panjang. 'Mas Genta mau ngapain ya ke rumah aku malam-malam?' "Ada apa, ya, mas?" tanya Gia. Genta melirik sekilas Ken yang duduk di bangku teras rumah Gia. Wajah asing itu terlihat penasaran dengan kehadirannya.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai keduten paha kanan
Baca
+Pustaka
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

"Heh, Miss Catherine gatel! Jangan bikin malu warga desa dengan dada palsu kamu ya! Paha mulus Putu juga udah siap digempur sampai ambyar lemas fajar ini, lubang rahim lokal kita kagak bakal rela aset kuli pasar Bli Madun dibawa kabur ke luar negeri!" ​Ketut si penjual es kelapa yang kemben pink ketatnya makin ditarik melorot setengah dada hingga memamerkan paha mulusnya yang putih bersih dan bening tanpa noda tidak mau kalah lincah, dia langsung memeluk pinggul kekar berurat Madun dengan gaya interaktif yang memancing syahwat jantan pembaca laki-laki. Belahan dadanya yang kencang bulat ranum nampak menempel ketat di paha jantan Madun yang sekuat beton proyek ruko kelontong. "Iya, bener kata
6.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai keduten paha kanan
Baca
+Pustaka
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Jentra terdiam saat ia dan Rukma di bawa oleh Pangeran Balaputeradewa ke kaki Candrageni, namun di sisi sebelah barat yang berbatasan dengan kerajaan Pengging. Ia sama sekali tidak mengira jika Pangeran Balaputeradewa ternyata menemui seorang kepala penjarah kayu dari Pengging bernama Pahula (kijang). Di sana Pangeran Balaputeradewa memberikan sejumlah uang kepada Pahula dan dari caranya menyerahkan uang itu, Jentra tahu jika Pangeran Balaputeradewa sudah biasa melakukannya.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai keduten paha kanan
Baca
+Pustaka
Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik

Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik

Vila ini memang berbintang 5, sehingga tak aneh para tamunya tidak ada yang kaleng – kaleng. “Jangan keseringan duduk di paha, kasian torpedo aku tergenjet paha seksoiii kamu,” bisik Satria, hingga Pha tertawa dan malah mepet ke tubuh kokoh si jagoan neon ini. Pha saat ini memang kenakan celana pendek, hingga kaki jenjangnya yang bikin Satrai jadi betah menatapnya.
9.7631.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.5K kali sebagai keduten paha kanan
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Gadis Nakal Milik Paman Dingin

Gadis Nakal Milik Paman Dingin

“Paman Leo… jangan marah dulu, ya?” Tatapan Leo mengeras. “Berikan padaku.” Karena tahu menolak akan membuat keadaan lebih buruk, Aurel menyerahkan ponselnya. Leo membaca pesan Yura pelan-pelan… lalu rahangnya mengeras begitu melihat foto Kevin yang tertidur lelah. “Dia… pingsan?” Leo menggeram pelan. Aurel mulai cemas. “Sayang, tolong jangan—”
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai keduten paha kanan
Baca
+Pustaka
Jadilah Pria Kencang Kendor

Jadilah Pria Kencang Kendor

“Kenapa kau pergi begitu saja? Jangan bilang itu untuk pekerjaan atau istirahat. Kau pergi di tengah malam.” “Toko Alat Olahraga Pembesar Manuk sedang mengadakan obral, tapi hanya di toko Kediri. Siapa yang tidak suka kaus kaki bergambar anak anjing dan bebek? Jadi...” “Jancuk. Kau bisa saja mengirimiku pesan untuk setidaknya mengatakan kau masih hidup.” “Sial. Apa yang mamamu katakan padamu?”
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai keduten paha kanan
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

kata Sukma Geni lalu dia berkelebat pergi menuju kearah mata air yang jaraknya dekat dari tempat tersebut. Matahari sudah mulai tinggi dan menerangi hutan tersebut meski didalam hutan sendiri masih terasa gelap karena pepohonan raksasa yang menutupi cahaya dari Matahari tersebut. Bara Sena meletakkan tubuh istrinya di dekat akar pohon besar. Lalu dia pun duduk bersila di samping istrinya tersebut. Ditatatpnya wajah cantik Zhou Yin.
8.962.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai keduten paha kanan
Baca
+Pustaka
I Know What You Eat

I Know What You Eat

BUKK! “HEY! Jangan berdiri di tengah jalan, dong!” seorang pria tidak sengaja menyenggol tangan Ken karena tubuh tinggi Ken mematung di tengah trotoar menatap tajam setiap detail restauran pasta itu beserta kenangannya. “Roti.. Selada.. Jus Alpukat.. yang udah dimakan lima jam lalu,” ucap Ken dalam hati. Sentuhan tak disengaja itu secara langsung mengaktifkan kemampuan Ken untuk kesekian kalinya.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai keduten paha kanan
Baca
+Pustaka
Tiga Bayi Sang Mafia

Tiga Bayi Sang Mafia

goda Beno melirik ke arah Cakra yang terlihat posesif dengan istrinya. Alena mendengar godaan dari sahabat suaminya hanya diam dan tidak mengatakan apapun dia malu karena sahabat suaminya pasti tanya malam pertamanya. "Diam kalian, jangan sampai kalian aku lempar ke luar jendela!" ketus Cakra. Mendengar Cakra mengatakan hal itu membuat sahabatnya makin senang menggoda Cakra. "Jiah, gagal, bro? Sabar ee," jawab Pasha dengan nada mengejek hingga membuat semuanya tertawa.
10119.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai keduten paha kanan
Baca
+Pustaka
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Kata ‘jujur’ diucapkannya dengan penekanan aneh yang membuat Radit merasa tidak nyaman. Tanpa menunggu persetujuan Radit, Ki Gendeng merogoh saku beskapnya dan mengeluarkan sebuah kantung kecil dari kain beludru hitam. Ia membukanya dan menuangkan isinya ke telapak tangannya. Garam kasar.
942 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai keduten paha kanan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status