PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)
Mas Joko menjawab tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel.
Beberapa saat hening, aku menyibukkan diriku dengan ponsel yang aku pegang. Melihat-lihat pesbuk, dan juga status teman sosial mediaku. Ada yang pamer, ada yang curhat, ada yang cari jodoh juga.
“Rokok sampurnong lima, kacang kulitnya dua renteng, dan koka kola dua botol satu liter!”
Wah, Mas Joko pesan banyak. Lumayan juga Mas Aji, ternyata pekerjanya di sejahterakan. Pantas mereka hormat dengan kakak suamiku itu, loyal dan juga baik ternyata.